Bekerja sebagai seorang waiter, helper, hingga asisten chef pernah dilakoni oleh pria yang kini menjadi Sushi chef sekaligus pemilik sebuah resto sushi ini. Siapa sangka belajar memasak dari sang oma dan rasa ingin tahu yang besar justru merupakan modal terbesarnya menjadi sukses!
Bernama lengkap Toar Christopher atau yang akrab disapa Itoph, sushi chef dan salah satu pemilik Poké Sushi ini mengaku tak pernah menyangka akan menjadi seorang chef apalagi seorang sushi chef. Cita-citanya semasa SMA adalah menjadi seorang arsitek untuk mengikuti jejak sang ibu. Bahkan ia pun sempat mengecap pendidikan arsitek di Universitas Parahiangan, Bandung.
"Saya dulu bandel sekali, sehingga baru beberapa semester saya pun drop out akibat sering tidak masuk kuliah," ujarnya sambil terkekeh geli mengenang masa lalu. Hampir putus asa akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengirimnya ke USA dan mengambil jurusan IT. Hijrah ke USA justru menjadi titik balik dari kehidupan Itop yang tak pernah bisa diduganya.
Pengalaman pertama bekerja part time dilakoninya di sebuah restoran bernama 'Little Tokyo'. Menjadi seorang waiter hingga kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris juga pernah dialami oleh Itop. Akhirnya saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada tahun 1998 memaksanya bekerja total untuk membiayai kuliah.
Setelah menjalani training di Tennesee, USA selama 3 bulan akhirnya bapak dari seorang putri berusia 12 tahun ini ditempatkan di sebuah restoran Cina. Disinilah ia mulai mendapatkan ketrampilan dasar untuk menjadi seorang chef. Mulai dari menjadi seorang waiter, hingga kemudian menjadi seorang 'helper' di dapur. Menguliti ayam, mengangkat barang, hingga berdiri berjam-jam sudah merupakan makanan sehari-hari yang dijalani Itoph dengan tekun dan penuh kesabaran.
Tak sia-sia, ketika perusahaan tempat ia bekerja ingin membuka sebuah restoran Jepang di ia pun mendapatkan tawaran untuk mendalami sushi. Sebulan penuh ia mempelajari dan menghapalkan menu hingga diterima sebagai 'helper' seorang sushi chef. "Belajar menjadi sushi chef tidak mudah karena kita tidak diajarkan secara langsung. Kita harus pandai-pandai berlatih sendiri dan memperhatikan teknik sang chef, sebab sushi chef memang biasanya terkenal pelit berbagi ilmu" terangnya.
Setelah setahun, akhirnya Itop memperoleh kepercayaan dari sang chef untuk membuat maki dan nigiri sushi. Dalam tahap sebelumnya Itoph bahkan menjalani training mengasah pisau, mencuci, menyiapkan sayuran hingga memotong sayuran.
"Yang tersulit dari membuat sushi kita harus bergerak cepat sementara hasilnya tak hanya enak namun harus cantik," ujar Itoph. Cekatan dan kedisiplinan Itoph membuat sang guru terkesan dan merekomendasikan dirinya untuk memperdalam 'speed' membuat sushi pada teman sang guru di Atlanta. Ia pun sempat berguru di Atlanta selama 3 bulan, sebelum akhirnya kembali ditarik di perusahaan tempatnya bekerja dulu.
Perjalanan menjadi seorang corporate sushi chef pun dimulai, ia pun dipercaya memberi pelatihan outlet-outlet sushi perusahaan yang tersebar di seluruh Amerika. Namun tak lama, pekerjaan tersebut membuatnya bosan ia pun melamar bekerja di sebuah resto Jepang 'Ohana'. Pengalaman membuatnya diangkat menjadi sushi chef Ohana dan bekerja disana hampir 2 tahun lamanya.
Setelah pulang ke Indonesia, berkat dorongan dan ajakan teman-teman ia pun berani membuka sebuah restoran sushi bernama Poké Sushi Dharmawangsa yang menjadi cikal bakal tumbuhnya outlet-outlet Poké Sushi lainnya di Jakarta. Restoran berkonsep 'Japanese American Fusion' ini memang memiliki spesialisasi sushi berbentuk roll. Namun jika ditanya soal makanan favoritnya, "Sebenarnya makanan favorit saya bukan Jepang melainkan Bruine Bonen Soep buatan oma saya," ujarnya.
Tak pelit berbagi ilmu, ia pun memberikan resep membuat Caterpillar Unagi Roll bagi pembaca detikfood khususnya mereka pencinta sushi. Sushi ini merupakan salah satu menu favorit pengunjung Poké Sushi yang hmm... oishii desu ne!
Caterpillar Unagi Roll
Untuk 8 potong
Bahan:
80 g Nasi sushi
?? lembar nori ukuran 10x20 cm
10 g tobiko
80 g daging alpukat, iris tipis
10 g kyuri/mentimun hijau, iris tipis
50 g unagi, siap beli
10 ml saus unagi/teriyaki
Taburan:
1 sdt tobiko
Cara membuat:
* Sebarkan nasi sushi secara merata dengan menyisakan 5 mm bagian memanjang nori tanpa nasi. (Sebelumnya, basahi tangan dengan air).
* Balikkan ke atas makisu (gulungan bambu) yang sudah dilapisi plastik sehingga bagian nasi ada di luar. Susun di atas nori; tobiko, unagi dan kyuri.
* Gulung sambil padatkan hingga rapi dan lurus.
* Susun irisan alpukat segar di atasnya, tekan kembali dengan makisu hingga
* salmon melekat.
* Perciki dengan saus unagi/teriyaki dan taburi tobiko
* Potong melintang menjadi 8 bagian. Lapisi plastik, tekan-tekan kembali.
* Susun di atas piring, sajikan segera.
Tips:
* Untuk alpukat, pilih alpukat lokal Sukabumi yang besar dan tua. Ketika dipegang rasanya ‘kekar’, keras tetapi tidak terlalu lembut.
* Agar alpukat tidak kecokelatan warnanya, potong-potong sesaat akan disajikan atau digunakan.
* Unagi dapat dibeli di supermarket yang menjual produk import seperti Ranch Market, Sogo, dll.
* Pilih unagi yang besar, dagingnya lebih enak dan lebih lembut.
* Jika masih tersisa, unagi dapat disimpan di chiller.
"Kalau orang lain bisa, maka saya juga harus bisa," demikian tuturnya saat ditanya tentang motto hidupnya dan kegigihannya dalam menjalani hidup. (dev/Odi)
Sumber : Devita Sari - detikFood
Lihat juga:
Sate
Steak
Tampilkan postingan dengan label sushi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sushi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Selasa, 30 November 2010
Burger King Hot!
Burger King Japan is bringing global warming home this summer... home for dinner! Hot on the heels of the wildly successful Angry Whopper, the fast food giant is set to roll out a burger that makes the AW seem as cute as Hello Kitty. It's called the "Crazy Whopper", and anyone crazy enough to try it can do so starting on Friday, July 23rd of 2010.
What's so crazy about the Crazy Whopper? The peppers are the point. The Angry Whopper gets its heat from green Jalapeno chili peppers, which rate about 5,000 on the Scoville scale. That sounds pretty high but so's the scale: pure Capsaicin scores 15 to 16 million.
Habanero peppers rate up to 500,000 and topping the list for cultivated peppers is India's Bhut Jolokia, the dreaded Ghost Chili. The Guinness World Records folks certified Bhut Jolokia as the world's hottest pepper in 2007, rating some cultivars at a searing 1,000,000 Scoville units! Now that's hot... fries with that?
No one assumes Burger King Japan will be layering slices of Ghost Chili peppers onto their whoppers come July 23rd. Instead, it's likely that some unspecified amount of Bhut Jolokia extract will be infused into a sauce that, while certainly peppery, won't be sending patrons into convulsions or causing them to spontaneously combust.
All BK-J will say for the time being is that the Crazy Whopper will be 30 times spicier than the Angry Whopper. Get your 570 yen (about $6.35) ready and bring LOTS of water. (via Japan Today, JPABC.net and Chokoball Cafe)
Sumber : Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
What's so crazy about the Crazy Whopper? The peppers are the point. The Angry Whopper gets its heat from green Jalapeno chili peppers, which rate about 5,000 on the Scoville scale. That sounds pretty high but so's the scale: pure Capsaicin scores 15 to 16 million.
Habanero peppers rate up to 500,000 and topping the list for cultivated peppers is India's Bhut Jolokia, the dreaded Ghost Chili. The Guinness World Records folks certified Bhut Jolokia as the world's hottest pepper in 2007, rating some cultivars at a searing 1,000,000 Scoville units! Now that's hot... fries with that?
No one assumes Burger King Japan will be layering slices of Ghost Chili peppers onto their whoppers come July 23rd. Instead, it's likely that some unspecified amount of Bhut Jolokia extract will be infused into a sauce that, while certainly peppery, won't be sending patrons into convulsions or causing them to spontaneously combust.
All BK-J will say for the time being is that the Crazy Whopper will be 30 times spicier than the Angry Whopper. Get your 570 yen (about $6.35) ready and bring LOTS of water. (via Japan Today, JPABC.net and Chokoball Cafe)
Sumber : Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Minggu, 28 November 2010
Two Kinds of Wine
Wine has two main types, namely red wine (red wine) and white wine (white wine). Both types of wine come from the type of grape used. The color of wine is not like the color of grape juice that looks more clear. The quality of drinks wine color is also determined a few other things.
Determine the color of wine fermentation. Although red wine from red grapes, red wine obtained from a process called soaking (maceration). Red wine from red grapes or black grapes. Hundreds of types of grapes to produce wines of different kinds of beverages as well.
Types of grapes so affect the taste of wine produced. White wine can be fermented from grapes type of color, from dark-colored wine until pink.
One of the most famous type of wine is cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon comes from the region of Bordeaux, France that produces red wine. Red wine is also another famous wine is Merlot.
There are several types of wine with the taste of chocolate and cherry. Grenache Wine become the kind of red wine that other famous Burgundy region of France. Grenache has the basic ingredients raspberries, mint and black cherry. Another famous type of wine is a Zinfandel that is made in Europe but most of the crops grown in California, Anerika States.
Type the famous white wine is Chardonnay. Wine contains a mixture of vanilla and a little fruit. California produces kinds of white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs are a cheaper alternative than Chardonnay. Chenin Blancs contains apples and other spices. Other types of white wine is Pinot Gris. Pinot Gris from Oregon and the rich aroma of spices. White wine Riesling from Germany has the aroma of fruit.
White Zinfandel wine, a type of wine with a sweet taste of California. White Zinfandel Zinfandel red wines are processed from the peeled skin.
Source: Lopez Petti, you Nurlaila - vivanews.com
See also:
Sushi
Dim Sum
Determine the color of wine fermentation. Although red wine from red grapes, red wine obtained from a process called soaking (maceration). Red wine from red grapes or black grapes. Hundreds of types of grapes to produce wines of different kinds of beverages as well.
Types of grapes so affect the taste of wine produced. White wine can be fermented from grapes type of color, from dark-colored wine until pink.
One of the most famous type of wine is cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon comes from the region of Bordeaux, France that produces red wine. Red wine is also another famous wine is Merlot.
There are several types of wine with the taste of chocolate and cherry. Grenache Wine become the kind of red wine that other famous Burgundy region of France. Grenache has the basic ingredients raspberries, mint and black cherry. Another famous type of wine is a Zinfandel that is made in Europe but most of the crops grown in California, Anerika States.
Type the famous white wine is Chardonnay. Wine contains a mixture of vanilla and a little fruit. California produces kinds of white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs are a cheaper alternative than Chardonnay. Chenin Blancs contains apples and other spices. Other types of white wine is Pinot Gris. Pinot Gris from Oregon and the rich aroma of spices. White wine Riesling from Germany has the aroma of fruit.
White Zinfandel wine, a type of wine with a sweet taste of California. White Zinfandel Zinfandel red wines are processed from the peeled skin.
Source: Lopez Petti, you Nurlaila - vivanews.com
See also:
Sushi
Dim Sum
Kamis, 25 November 2010
Toko Oen Semarang
Ice cream - Menyebut tempat wisata kuliner Kota Semarang, pastilah Toko Oen yang berada di jalan Pemuda menjadi restoran paling awal disebutkan. Toko yang sudah bertahan tiga generasi itu, dengan khas menyajikan menu-menu andalannya yang bahan maupun rasa terjaga secara turun temurun dan diyakini rasanya tidak pernah berubah dari dulu.
Toko Oen Semarang berdiri sejak tahun 1933, saat ini pemiliknya Yenni Kalalo merupakan generasi ketiga dari toko tersebut. Konsep restoran satu ini pun khas, dengan bangunan kunonya. Kalaupun ada penyegaran pada interiornya saja.
Toko Oen bagaikan ikon Semarang, setiap wisatawan khususnya dari Belanda yang berkunjung ke Semarang selalu mampir sejenak ke toko ini.
Saat ini Toko Oen bukan lagi identik dengan orang tua, saat kami datang dan ingin menikmati makanan di restoran tersebut ada beberapa anak muda datang di restoran yang didirikan oleh Liem Gien Nio, istri dari Oen Tjoen Hok itu.
Kebanyakan anak muda ini datang menikmati berbagai Ice cream yang ada di Toko Oen, menurut Antok Liem pengurus Toko Oen es krim yang paling banyak digemari Ice cream Oen Simphony dan Tutty Fruity.
Kedua Ice cream ini disajikan dengan bentuk yang sangat unik, untuk Oen Simphony ada permainan warna dalam penyajiannya dari Ice cream rasa coklat yang ditaruh paling bawah, ditingkat selanjutnya ada Ice cream rasa vanila, serta tidak ketinggalan roti lidah kucing.
Yang lebih menarik lagi ternyata resep pembuatan Ice cream ini sama dengan saat Toko Oen berdiri, Antok mengungkapkan resep yang dibuat sejak generasi pertama itu sengaja dipertahankan untuk menjaga rasa Ice cream tersebut.
"Dulu pernah diuji coba untuk beberapa bahan pembuat Ice cream dikurangi, ternyata rasa yang dihasilkan sangat berbeda. Sehingga sampai saat ini oleh generasi penerus Toko Oen tetap menggunakan resep Ice cream yang lama tanpa mengurangi sedikitpun komposisi bahan pembuatnya," ungkap Antok.
Resep Ice cream yang telah bertahan puluhan tahun itu ternyata memang sangat nikmat, Ice cream nya lumer dan lembut dimulut. Untuk rasa dari eIce cream itu sendiri sangatlah nikmat, tentunya Ice cream Oen Simphony seharga Rp 17.500 itu tidaklah mahal dan sepadan dengan rasa Ice cream itu sendiri.
Antok menambahkan menikmati Ice cream di Toko Oen sangatlah nikmat kalau diselingi nyemil beberapa roti khas buatan TOKO Oen seperti kaastengel (kue keju kering) dan kattetonge (kue lidah kucing). (Wisanggeni/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Sushi
Hanamasa
Toko Oen Semarang berdiri sejak tahun 1933, saat ini pemiliknya Yenni Kalalo merupakan generasi ketiga dari toko tersebut. Konsep restoran satu ini pun khas, dengan bangunan kunonya. Kalaupun ada penyegaran pada interiornya saja.
Toko Oen bagaikan ikon Semarang, setiap wisatawan khususnya dari Belanda yang berkunjung ke Semarang selalu mampir sejenak ke toko ini.
Saat ini Toko Oen bukan lagi identik dengan orang tua, saat kami datang dan ingin menikmati makanan di restoran tersebut ada beberapa anak muda datang di restoran yang didirikan oleh Liem Gien Nio, istri dari Oen Tjoen Hok itu.
Kebanyakan anak muda ini datang menikmati berbagai Ice cream yang ada di Toko Oen, menurut Antok Liem pengurus Toko Oen es krim yang paling banyak digemari Ice cream Oen Simphony dan Tutty Fruity.
Kedua Ice cream ini disajikan dengan bentuk yang sangat unik, untuk Oen Simphony ada permainan warna dalam penyajiannya dari Ice cream rasa coklat yang ditaruh paling bawah, ditingkat selanjutnya ada Ice cream rasa vanila, serta tidak ketinggalan roti lidah kucing.
Yang lebih menarik lagi ternyata resep pembuatan Ice cream ini sama dengan saat Toko Oen berdiri, Antok mengungkapkan resep yang dibuat sejak generasi pertama itu sengaja dipertahankan untuk menjaga rasa Ice cream tersebut.
"Dulu pernah diuji coba untuk beberapa bahan pembuat Ice cream dikurangi, ternyata rasa yang dihasilkan sangat berbeda. Sehingga sampai saat ini oleh generasi penerus Toko Oen tetap menggunakan resep Ice cream yang lama tanpa mengurangi sedikitpun komposisi bahan pembuatnya," ungkap Antok.
Resep Ice cream yang telah bertahan puluhan tahun itu ternyata memang sangat nikmat, Ice cream nya lumer dan lembut dimulut. Untuk rasa dari eIce cream itu sendiri sangatlah nikmat, tentunya Ice cream Oen Simphony seharga Rp 17.500 itu tidaklah mahal dan sepadan dengan rasa Ice cream itu sendiri.
Antok menambahkan menikmati Ice cream di Toko Oen sangatlah nikmat kalau diselingi nyemil beberapa roti khas buatan TOKO Oen seperti kaastengel (kue keju kering) dan kattetonge (kue lidah kucing). (Wisanggeni/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Sushi
Hanamasa
Rabu, 24 November 2010
Try to eat Dim Sum
You rush off to work and no time for breakfast? Or you the type who can not eat carbs in the morning? If so, try to eat Dim Sum!
Dim sum is a kind of snack food is nutritious enough to satiate your stomach. The tradition originated from the Cantonese Dim Sum, Chinese Dim Sum which is always presented as a friend to tea. Starting from teahouses to the pilgrims, Dim Sum is always presented in the morning as they journey.
In development now, in some countries such as Hong Kong, Dim Sum is served in the morning as a breakfast dish and is usually only sold until noon only. According to experts, Dim Sum is very healthful and nutritious. Now many people who choose to consume healthy because in addition to Dim Sum is also practical.
Dim sum has a variety of types, there are steamed Dim Sum (steamed), such as dumplings, hakau (shrimp), Cheong fun (rice flour), siomai. While the fries, including shrimp spring rolls, fried taro, or fried dumplings.
If you want to try Dim Sum, just sharing, here are some Chinese restaurants that have a variety of dim sum which I think worth a try:
1. Ocean Restaurant
Various kinds of dim sum is available here. Ocean is always crowded when the weekend arrives, so you must be willing to queue in order to enjoy the menu here. Menu recommendations: Cheong fun and chicken siomai.
2. Huang Ting Restaurant
Restaurant Chinese food also has many variations of dim sum. At weekends, dim sumnya more complete collection than regular days. Menu recommendations: shrimp dumplings mayonnaise and siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Although variations on dim sum menus here tend to be small, shrimp spring rolls from Ta Wan still worth a try! In addition, the restaurant is also famous for its variation that is not less tempting porridge.
4. Daniang Dumpling
The unique thing of this restaurant is presenting his kitchen in front so that it can be seen all fresh food cooked by the chef directly. Menu that I recommend is Xiao lung bao, which is shaped bao dumplings, which contain meat and berkuah. In addition you can also try Sui Kiau, the steamed dumplings containing meat or vegetables.
5. Din Tai Fung
The most popular menu of Din Tai Fung is the Xiao Lung Bao (a type of flour dough that contains meat) and puree. Although relatively expensive, but for those of you who enjoyed Xiao Lung Bao, this is where the most delicious.
Talking about Dim Sum, stomach I was suddenly rumbling. Hmm ... Are you also begin to be tempted by the tiny?
Source: viola-urbanesia.com Kurniawati
See also:
Hanamasa
Sushi
Dim sum is a kind of snack food is nutritious enough to satiate your stomach. The tradition originated from the Cantonese Dim Sum, Chinese Dim Sum which is always presented as a friend to tea. Starting from teahouses to the pilgrims, Dim Sum is always presented in the morning as they journey.
In development now, in some countries such as Hong Kong, Dim Sum is served in the morning as a breakfast dish and is usually only sold until noon only. According to experts, Dim Sum is very healthful and nutritious. Now many people who choose to consume healthy because in addition to Dim Sum is also practical.
Dim sum has a variety of types, there are steamed Dim Sum (steamed), such as dumplings, hakau (shrimp), Cheong fun (rice flour), siomai. While the fries, including shrimp spring rolls, fried taro, or fried dumplings.
If you want to try Dim Sum, just sharing, here are some Chinese restaurants that have a variety of dim sum which I think worth a try:
1. Ocean Restaurant
Various kinds of dim sum is available here. Ocean is always crowded when the weekend arrives, so you must be willing to queue in order to enjoy the menu here. Menu recommendations: Cheong fun and chicken siomai.
2. Huang Ting Restaurant
Restaurant Chinese food also has many variations of dim sum. At weekends, dim sumnya more complete collection than regular days. Menu recommendations: shrimp dumplings mayonnaise and siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Although variations on dim sum menus here tend to be small, shrimp spring rolls from Ta Wan still worth a try! In addition, the restaurant is also famous for its variation that is not less tempting porridge.
4. Daniang Dumpling
The unique thing of this restaurant is presenting his kitchen in front so that it can be seen all fresh food cooked by the chef directly. Menu that I recommend is Xiao lung bao, which is shaped bao dumplings, which contain meat and berkuah. In addition you can also try Sui Kiau, the steamed dumplings containing meat or vegetables.
5. Din Tai Fung
The most popular menu of Din Tai Fung is the Xiao Lung Bao (a type of flour dough that contains meat) and puree. Although relatively expensive, but for those of you who enjoyed Xiao Lung Bao, this is where the most delicious.
Talking about Dim Sum, stomach I was suddenly rumbling. Hmm ... Are you also begin to be tempted by the tiny?
Source: viola-urbanesia.com Kurniawati
See also:
Hanamasa
Sushi
Selasa, 23 November 2010
Fusion Sushi di Sushi Wold
Penggemar Sushi akan melakukan apa saja untuk mendapatkan makanan favoritnya. Bahkan kalau diperlukan, antre dan membayar mahal pun tidak keberatan. Tapi untuk yang satu ini dijamin Anda tidak perlu antre. Harganya pun sangat terjangkau. Maklum, harga mahasiswa.
Sushi World layak menjadi salah satu tempat pilihan yang pas bagi penyuka sushi. Di restoran ini pengunjung bisa mencicipi aneka fusion sushi yang sedang digandrungi oleh kaum muda. Fusion sushi ini memiliki cita rasa yang beda, karena sudah mengalami sedikit perubahan, dengan cara memadukan bahan-bahan yang ada.
Pada dasarnya sushi merupakan makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi.
Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan yang disebut gyosho, yakni membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas sake.
"Kalau fusion sushi ditambah dengan bahan baru seperti mayones, alpukat, mangga, timun, bahkan cabai rawit. Sushinya pun bisa digoreng," ujar Rahandari (23) alias Riri, salah satu pemilik Sushi World.
Aneka ragam sushi disajikan dengan tampilan yang sangat menarik dan menggugah selera. Salah satu andalannya dragon roll. Dalamnya diisi dengan udang yang digoreng dan mayones lalu ditaburi dengan tepung tempura dan diberi alpukat di atasnya. Menu ini juga termasuk populer di banyak restoran sushi lainnya.
Meski dari segi jenis sama, namun dari isi dan penyajiannya dibuat berbeda. Paling penting, harganya bisa separuh dari harga restoran sushi ternama. Dragon roll ini dipatok dengan harga Rp 35.000.
Riri juga menyarankan untuk mencoba volcano. Sushi ini dilumuri saus merah lezat yang terbuat dari baby octopus dan saus mayo. Dalam gulungan sushi diisi dengan daging kepiting, mayones, dan alpukat. Bagi yang suka dengan rasa pedas, disarankan untuk berani mencoba kalimantan. Sushi ini berisi ikan sisamo, mayones, selada air, dan cabai rawit.
"Tak jarang juga ada konsumen yang memberi masukan kepada kami untuk dibuatkan jenis sushi tertentu yang pernah dicobanya di restoran lain. Kalau sekiranya cocok, tidak tertutup kemungkinan dimasukkan ke dalam daftar menu," ujar Riri lagi.
Ada pula jenis sushi yang disebut dengan gunkan, yakni nasi yang digulung lalu diberi topping ikan mentah, telur ikan atau belut di atasnya, dan dibungkus dengan nori sekelilingnya. Jenis lain adalah nigiri sushi, yakni sushi yang di atasnya diberi irisan ikan kemudian diikat dengan nori.
Sebagai teman makan sushi, paling klop dipadukan dengan wasabi. Sambal khas Jepang itu memang unik. Pasalnya, bahan sambal bukan dari cabai yang biasa kita makan, melainkan terbuat dari lobak Jepang yang apabila dicicipi akan muncul rasa pedas yang cukup menyengat di hidung.
Pengunjung yang tidak tahan rasa pedasnya bisa mencampur wasabi dengan shoyu, yaitu sejenis kecap jepang yang rasanya asin dan manis. Dilengkapi pula dengan gari, sejenis jahe berwarna merah muda.
Sebagai informasi, sushi dengan ikan yang telah melalui proses masak justru bernilai gizi baik, rendah kalori, dan rendah lemak. Sushi salmon mengandung vitamin D, dan bahan ketan pada sushi memberikan karbohidrat yang baik untuk tenaga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr Iain Brownlee dari University of Newscastle, sushi juga populer sebagai makanan penurun berat badan.
Elemen yang memberikan manfaat tersebut adalah nori, rumput laut kering yang digunakan untuk membungkus sushi. Para peneliti Inggris mengatakan bahwa nori berpotensi mengurangi retensi lemak tubuh hingga 75 persen.
Sumber : wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Sushi World layak menjadi salah satu tempat pilihan yang pas bagi penyuka sushi. Di restoran ini pengunjung bisa mencicipi aneka fusion sushi yang sedang digandrungi oleh kaum muda. Fusion sushi ini memiliki cita rasa yang beda, karena sudah mengalami sedikit perubahan, dengan cara memadukan bahan-bahan yang ada.
Pada dasarnya sushi merupakan makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi.
Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan yang disebut gyosho, yakni membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas sake.
"Kalau fusion sushi ditambah dengan bahan baru seperti mayones, alpukat, mangga, timun, bahkan cabai rawit. Sushinya pun bisa digoreng," ujar Rahandari (23) alias Riri, salah satu pemilik Sushi World.
Aneka ragam sushi disajikan dengan tampilan yang sangat menarik dan menggugah selera. Salah satu andalannya dragon roll. Dalamnya diisi dengan udang yang digoreng dan mayones lalu ditaburi dengan tepung tempura dan diberi alpukat di atasnya. Menu ini juga termasuk populer di banyak restoran sushi lainnya.
Meski dari segi jenis sama, namun dari isi dan penyajiannya dibuat berbeda. Paling penting, harganya bisa separuh dari harga restoran sushi ternama. Dragon roll ini dipatok dengan harga Rp 35.000.
Riri juga menyarankan untuk mencoba volcano. Sushi ini dilumuri saus merah lezat yang terbuat dari baby octopus dan saus mayo. Dalam gulungan sushi diisi dengan daging kepiting, mayones, dan alpukat. Bagi yang suka dengan rasa pedas, disarankan untuk berani mencoba kalimantan. Sushi ini berisi ikan sisamo, mayones, selada air, dan cabai rawit.
"Tak jarang juga ada konsumen yang memberi masukan kepada kami untuk dibuatkan jenis sushi tertentu yang pernah dicobanya di restoran lain. Kalau sekiranya cocok, tidak tertutup kemungkinan dimasukkan ke dalam daftar menu," ujar Riri lagi.
Ada pula jenis sushi yang disebut dengan gunkan, yakni nasi yang digulung lalu diberi topping ikan mentah, telur ikan atau belut di atasnya, dan dibungkus dengan nori sekelilingnya. Jenis lain adalah nigiri sushi, yakni sushi yang di atasnya diberi irisan ikan kemudian diikat dengan nori.
Sebagai teman makan sushi, paling klop dipadukan dengan wasabi. Sambal khas Jepang itu memang unik. Pasalnya, bahan sambal bukan dari cabai yang biasa kita makan, melainkan terbuat dari lobak Jepang yang apabila dicicipi akan muncul rasa pedas yang cukup menyengat di hidung.
Pengunjung yang tidak tahan rasa pedasnya bisa mencampur wasabi dengan shoyu, yaitu sejenis kecap jepang yang rasanya asin dan manis. Dilengkapi pula dengan gari, sejenis jahe berwarna merah muda.
Sebagai informasi, sushi dengan ikan yang telah melalui proses masak justru bernilai gizi baik, rendah kalori, dan rendah lemak. Sushi salmon mengandung vitamin D, dan bahan ketan pada sushi memberikan karbohidrat yang baik untuk tenaga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr Iain Brownlee dari University of Newscastle, sushi juga populer sebagai makanan penurun berat badan.
Elemen yang memberikan manfaat tersebut adalah nori, rumput laut kering yang digunakan untuk membungkus sushi. Para peneliti Inggris mengatakan bahwa nori berpotensi mengurangi retensi lemak tubuh hingga 75 persen.
Sumber : wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Minggu, 21 November 2010
Tampilan Baru Abuba Steak
Abuba Steak adalah salah satu tempat makan steak yang nge-top dan ramai dikunjungi di Jakarta. Outlet pertamanya adalah yang terletak di Jalan Cipete Raya, kemudian disusul dengan outlet-outlet berikutnya di daerah Kelapa Gading, Pluit Indah Raya dan Wahid Hasyim Jakarta dan segera akan menyusul di Bandung yang menurut kabarnya akan dibuka tanggal 1 Mei 2008. Alamatnya di Jalan Prabudi Muntur No 12 (Dago Area), Bandung.
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Dim Sum Dumpling
Traditional Dim Sum includes steamed or fried dumplings, filled buns, rice rolls, and noodles. Ingredients include chicken, pork, beef, prawns, and a number of vegetarian options. Dim Sum restaurants often additionally offer plates of steamed green vegetables and desserts including pastries and fruity porridges. The assortment of dishes is truly a marvel, though certain staples will nearly always appear on the roster. 'Gow' is a standard of most Dim Sum bistros.
Dumplings wrapped in translucent rice-flour skin, 'Gow' allows a chef to draw attention to his artistry, as the dumplings are quite challenging to create.
'Chiu-chao' style dumplings resemble Thai dishes, containing peanuts, garlic chives, dried shrimp, shitake mushrooms, and served with a sharp chilli sauce. 'Potstickers', a familiar Chinese favourite, are sometimes included in a Dim Sum meal, though they are not categorised as a traditional element in the cuisine. A Northern Chinese style of dish, 'potstickers' are delicious dumplings stuffed with a filling of cabbage and meat.
Aside from dumplings, Cantonese varieties of buns comprise many Dim Sum specialties. Shanghai steamed buns are filled with meat, often seafood, and are distinguished by a hearty soup concealed within the bun. 'Bau' is another type of bun, served baked or steamed. A fluffy treat, 'bau' is filled with an assortment of meat and vegetables. Perhaps the most distinct and popular type of 'bau', 'cha siu baau' consists of Cantonses barbeque-flavoured pork, meat, and onions inside a light outer casing.
Many items within the Dim Sum catalogue don't fall as easily into the typical bun/dumpling category. Aforementioned phoenix talons (chicken feet), sesame seed balls, steamed spare ribs, lotus leaf rice, mango pudding, tofu desserts, spring rolls, egg tarts and fried squid are all potential features in a Dim Sum dining encounter. Some restaurants may offer up to one hundred different items on a particularly demanding day.
Source : bangkok.com - restaurant dining experiences
See also :
Steak
Sushi
Dumplings wrapped in translucent rice-flour skin, 'Gow' allows a chef to draw attention to his artistry, as the dumplings are quite challenging to create.
'Chiu-chao' style dumplings resemble Thai dishes, containing peanuts, garlic chives, dried shrimp, shitake mushrooms, and served with a sharp chilli sauce. 'Potstickers', a familiar Chinese favourite, are sometimes included in a Dim Sum meal, though they are not categorised as a traditional element in the cuisine. A Northern Chinese style of dish, 'potstickers' are delicious dumplings stuffed with a filling of cabbage and meat.
Aside from dumplings, Cantonese varieties of buns comprise many Dim Sum specialties. Shanghai steamed buns are filled with meat, often seafood, and are distinguished by a hearty soup concealed within the bun. 'Bau' is another type of bun, served baked or steamed. A fluffy treat, 'bau' is filled with an assortment of meat and vegetables. Perhaps the most distinct and popular type of 'bau', 'cha siu baau' consists of Cantonses barbeque-flavoured pork, meat, and onions inside a light outer casing.
Many items within the Dim Sum catalogue don't fall as easily into the typical bun/dumpling category. Aforementioned phoenix talons (chicken feet), sesame seed balls, steamed spare ribs, lotus leaf rice, mango pudding, tofu desserts, spring rolls, egg tarts and fried squid are all potential features in a Dim Sum dining encounter. Some restaurants may offer up to one hundred different items on a particularly demanding day.
Source : bangkok.com - restaurant dining experiences
See also :
Steak
Sushi
Senin, 15 November 2010
Effects of Ice cream
Beneath the Ice cream is a delicacy of the adverse effects that may not have a lot of people know, which reduces fertility. Ah, the time anyway? Although somewhat hard to believe, but a study made by researchers from the Nurses Health Study at Harvard School of Public Health, the U.S., it said that too much ice cream and other food products containing milk could increase the risk of infertility.
According to the researchers, women who ate two or more foods containing milk every day, tend to be difficult to conceive in the absence of ovulation. Meanwhile, those who eat fatty foods and milk once a day, only 27 percent are experiencing this problem. The results are reported in the European journal Human Reproduction this week.
But researchers also cautioned that the results of this research should not be trusted one hundred percent because of this research is only based on interviews with female respondents, rather than scientific research that specifically examines Ice cream. "The core of the publication of the results of this research is that women do not consume too much ice cream every day," said lead researcher, Dr. Jorge Chavarro from Harvard.
The results of this study was also questioned by the researchers themselves. According to them, the researchers were not able to find links between infertiliti and dairy products in general. "The weight that is too extreme, either too thin or too fat, which would increase the risk of difficult pregnancy," says Dr.William Gibbons, president of the Society for Assisted Reproductive Technology. According to him, overeating is not good, but too strict diet as well as bad for the process of reproduction. (Indonesiaindonesia - doktersehat.com)
See also:
Sate
Sushi
According to the researchers, women who ate two or more foods containing milk every day, tend to be difficult to conceive in the absence of ovulation. Meanwhile, those who eat fatty foods and milk once a day, only 27 percent are experiencing this problem. The results are reported in the European journal Human Reproduction this week.
But researchers also cautioned that the results of this research should not be trusted one hundred percent because of this research is only based on interviews with female respondents, rather than scientific research that specifically examines Ice cream. "The core of the publication of the results of this research is that women do not consume too much ice cream every day," said lead researcher, Dr. Jorge Chavarro from Harvard.
The results of this study was also questioned by the researchers themselves. According to them, the researchers were not able to find links between infertiliti and dairy products in general. "The weight that is too extreme, either too thin or too fat, which would increase the risk of difficult pregnancy," says Dr.William Gibbons, president of the Society for Assisted Reproductive Technology. According to him, overeating is not good, but too strict diet as well as bad for the process of reproduction. (Indonesiaindonesia - doktersehat.com)
See also:
Sate
Sushi
Minggu, 14 November 2010
Maki + Sushi
Maki mengacu pada setiap jenis Sushi yang dibuat di roll dengan nasi Sushi, panggang rumput laut nori, dan berbagai tambalan. The Kata maki berarti "roll", dan kebanyakan orang yang sudah makan Sushi telah dikonsumsi maki dalam beberapa bentuk atau lainnya. Beberapa bentuk maki, seperti uramaki, sangat kompleks, yang memerlukan perhatian koki terampil. Lain seperti temaki sangat mudah untuk membuat, dan sering dimakan di rumah dan di pertemuan sosial.
Maki Sushi datang dalam beberapa varietas, tergantung seberapa tebal gulungan dan bagaimana gulungan dibangun. Bentuk yang paling umum adalah gulungan hosomaki, atau tipis. gulungan tipis dibuat dengan membuat strip kecil beras Sushi dan bahan satu atau dua sepanjang satu sisi dari selembar nori dan kemudian menggulung itu erat untuk membentuk roll ramping. Hosomaki dipotong-potong kecil sebelum disajikan, dan biasanya disajikan di atas piring dengan beberapa jenis lain Sushi untuk kontras. Jenis hosomaki umum meliputi gulungan mentimun, gulungan wortel, dan roti tuna.
Tebal maki disebut futomaki, yang berarti Futomaki biasanya dibuat dengan bahan beberapa "roll gemuk.", Dan dapat setengah inci sebanyak satu dan satu (empat cm) di diameter. Futomaki sering dibuat vegetarian, dan umumnya termasuk bahan seperti kecambah, telur goreng, dan lobak lobak. Biasanya futomaki dipotong sebelum disajikan, meskipun juga disajikan dalam bentuk gulungan keseluruhan di beberapa festival tradisional.
Uramaki adalah roll ke luar, yang berarti bahwa beras Sushi ada di luar. Uramaki dibuat oleh layering sepotong nori dengan nasi Sushi dan kemudian membalik itu ke garis tepi bawah sisi lain dengan bahan. Kemudian maki itu yang digulung, dan biasanya dicelupkan ke dalam hiasan seperti benih ikan roe atau wijen. Uramaki sebenarnya lebih umum di luar Jepang, dan termasuk Sushi terkenal seperti California dan roti Philadelphia. (WiseGeek)
Lihat juga:
Burger King
Steak
Maki Sushi datang dalam beberapa varietas, tergantung seberapa tebal gulungan dan bagaimana gulungan dibangun. Bentuk yang paling umum adalah gulungan hosomaki, atau tipis. gulungan tipis dibuat dengan membuat strip kecil beras Sushi dan bahan satu atau dua sepanjang satu sisi dari selembar nori dan kemudian menggulung itu erat untuk membentuk roll ramping. Hosomaki dipotong-potong kecil sebelum disajikan, dan biasanya disajikan di atas piring dengan beberapa jenis lain Sushi untuk kontras. Jenis hosomaki umum meliputi gulungan mentimun, gulungan wortel, dan roti tuna.
Tebal maki disebut futomaki, yang berarti Futomaki biasanya dibuat dengan bahan beberapa "roll gemuk.", Dan dapat setengah inci sebanyak satu dan satu (empat cm) di diameter. Futomaki sering dibuat vegetarian, dan umumnya termasuk bahan seperti kecambah, telur goreng, dan lobak lobak. Biasanya futomaki dipotong sebelum disajikan, meskipun juga disajikan dalam bentuk gulungan keseluruhan di beberapa festival tradisional.
Uramaki adalah roll ke luar, yang berarti bahwa beras Sushi ada di luar. Uramaki dibuat oleh layering sepotong nori dengan nasi Sushi dan kemudian membalik itu ke garis tepi bawah sisi lain dengan bahan. Kemudian maki itu yang digulung, dan biasanya dicelupkan ke dalam hiasan seperti benih ikan roe atau wijen. Uramaki sebenarnya lebih umum di luar Jepang, dan termasuk Sushi terkenal seperti California dan roti Philadelphia. (WiseGeek)
Lihat juga:
Burger King
Steak
Kamis, 11 November 2010
Resep Steak Ayam dengan Saus Jamur
Resep Steak Ayam dengan Saus Jamur
Bahan-bahan:
4 buah ayam fillet
1 butir telu
Susu sedikit
Tepung terigu sedikit
100 gram tepung panir
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Baubuk Paparika secukupnya
Bahan Saus:
1 buah Bawang Bombay
2 Sdm minyak
250 ml kaldu
1 lembar Bay Leaf
300 gram jamur
1 Sdm Peterseli
200 gram Kaldu Sapi
80 gram Whipping cream
2 Sdm Butter
Jinten sedikit
Babuk cabai secukupnya
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Cara membuat:
1. Taburkan garam, merica, dan bubuk paparika di atas fillet ayam.
2. Gulingkan fillet di atas tepung terigu lalu celup dalam campuran telur dan susu.
3. Terakhir gulingkan di atas tepung panir yang telah dicampur sedikit garam.
4. Goreng dalam minyak panas atau panggang dalam oven hingga matang.
Untuk membuat saus jamur:
1. Tumis bawang bombay cincang hingga berwarna keemasan.
2. Masukkan kaldu dan bay leaf lalu masak dengan api kecil hingga bawang bombay empuk.
3. Tumis irisan jamur dengans dikit minyak lalu masukkan peterseli cincang.
4. Tambahkan garam dan merica lalu setelah 20 menit, keluarkan bay leaf.
5. Masukkan kaldu sapi, butter, whipping cream, jinten, bubuk cabai, garam dan merica.
Disajikan oleh Chef Wiehan, Gourmet House, Semarang.
( Wisanggeni / CN13 - suara merdeka)
Lihat juga :
Sushi
Hanamasa
Bahan-bahan:
4 buah ayam fillet
1 butir telu
Susu sedikit
Tepung terigu sedikit
100 gram tepung panir
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Baubuk Paparika secukupnya
Bahan Saus:
1 buah Bawang Bombay
2 Sdm minyak
250 ml kaldu
1 lembar Bay Leaf
300 gram jamur
1 Sdm Peterseli
200 gram Kaldu Sapi
80 gram Whipping cream
2 Sdm Butter
Jinten sedikit
Babuk cabai secukupnya
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Cara membuat:
1. Taburkan garam, merica, dan bubuk paparika di atas fillet ayam.
2. Gulingkan fillet di atas tepung terigu lalu celup dalam campuran telur dan susu.
3. Terakhir gulingkan di atas tepung panir yang telah dicampur sedikit garam.
4. Goreng dalam minyak panas atau panggang dalam oven hingga matang.
Untuk membuat saus jamur:
1. Tumis bawang bombay cincang hingga berwarna keemasan.
2. Masukkan kaldu dan bay leaf lalu masak dengan api kecil hingga bawang bombay empuk.
3. Tumis irisan jamur dengans dikit minyak lalu masukkan peterseli cincang.
4. Tambahkan garam dan merica lalu setelah 20 menit, keluarkan bay leaf.
5. Masukkan kaldu sapi, butter, whipping cream, jinten, bubuk cabai, garam dan merica.
Disajikan oleh Chef Wiehan, Gourmet House, Semarang.
( Wisanggeni / CN13 - suara merdeka)
Lihat juga :
Sushi
Hanamasa
Rabu, 10 November 2010
Pembuat Sushi di Jepang dan Indonesia
Sushi merupakan makanan dari nasi dan makanan laut mentah yang mudah busuk. Makanan ini dibentuk dengan tangan yang tidak mengenakan sarung tangan. Menempelnya berbagai macam mikroba pada Sushi adalah sulit untuk dihindari. Sushi yang dibeli untuk dibawa pulang di musim panas atau di negara beriklim tropis harus segera dimakan agar tidak menyebabkan sakit perut.
Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, memegang-megang makanan dengan tangan telanjang dianggap tidak higienis. Pembuat Sushi diharuskan memakai sarung tangan dari karet atau plastik. Sebaliknya, orang Jepang kehilangan selera bila melihat pembuat Sushi sedang membuat Sushi sambil mengenakan sarung tangan. Walaupun demikian, Sushi di toko-toko swalayan di Jepang umumnya dibuat dengan memakai sarung tangan
Pedagang Sushi
1. Di Jepang
Dalam bahasa Jepang, Sushi-ya adalah sebutan untuk penjual Sushi tradisional yang menyiapkan sushi untuk makan di tempat atau layanan pesan-antar. Restoran sushi dengan piring-piring berisi Sushi yang diletakkan di atas ban berjalan disebut kaitenzushi.
Sushi dalam kemasan nampan plastik bisa dijumpai di pojok makanan matang toko swalayan dan toko serba ada. Selain itu, penjual ikan segar juga sering menjual Sushi. Jaringan toko yang menjual Sushi dalam kemasan untuk dibawa pulang ke rumah bisa dijumpai di seluruh Jepang.
2. Di Indonesia
Di beberapa toko swalayan terkemuka, Sushi dalam kemasan untuk dibawa pulang sering dijumpai di dekat bagian ikan segar. Di restoran yang menyediakan menu makanan Jepang, Sushi sering dimasukkan ke dalam menu bersama-sama dengan masakan Jepang lainnya.(dakomi - jalanasik)
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, memegang-megang makanan dengan tangan telanjang dianggap tidak higienis. Pembuat Sushi diharuskan memakai sarung tangan dari karet atau plastik. Sebaliknya, orang Jepang kehilangan selera bila melihat pembuat Sushi sedang membuat Sushi sambil mengenakan sarung tangan. Walaupun demikian, Sushi di toko-toko swalayan di Jepang umumnya dibuat dengan memakai sarung tangan
Pedagang Sushi
1. Di Jepang
Dalam bahasa Jepang, Sushi-ya adalah sebutan untuk penjual Sushi tradisional yang menyiapkan sushi untuk makan di tempat atau layanan pesan-antar. Restoran sushi dengan piring-piring berisi Sushi yang diletakkan di atas ban berjalan disebut kaitenzushi.
Sushi dalam kemasan nampan plastik bisa dijumpai di pojok makanan matang toko swalayan dan toko serba ada. Selain itu, penjual ikan segar juga sering menjual Sushi. Jaringan toko yang menjual Sushi dalam kemasan untuk dibawa pulang ke rumah bisa dijumpai di seluruh Jepang.
2. Di Indonesia
Di beberapa toko swalayan terkemuka, Sushi dalam kemasan untuk dibawa pulang sering dijumpai di dekat bagian ikan segar. Di restoran yang menyediakan menu makanan Jepang, Sushi sering dimasukkan ke dalam menu bersama-sama dengan masakan Jepang lainnya.(dakomi - jalanasik)
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Senin, 08 November 2010
membuat Ice cream di rumah tanpa mesin Ice cream
Semua orang suka Ice cream. Tapi hampir tidak ada orang membuat-siapapun tanpa mesin Ice cream mewah, yaitu. SeriousEats berangkat untuk membuat nyata-deal Ice cream buatan sendiri tanpa peralatan khusus dan menemukan solusi yang mungkin: baki es batu.
Hal ini jauh dari hal pertama yang mereka mencoba. Satu awal usaha-melempar Goup dari eggyolks, vanili ekstrak, dan gula ke dalam freezer-terlalu dingin. Kemudian mencoba terlalu banyak overrun, jumlah udara yang dimasukkan ke dalam campuran es krim. Dan serius Makan bukan hanya menembak dalam gelap, mereka tahu apa yang mereka bertujuan untuk:% sempurna krim 33 overrun. (Merek Fancy seperti Haagen-Dazs memiliki sekitar 25% overrun;. Yang lebih murah seperti Breyers dapat setinggi 94%)
Dan kemudian mereka saat eureka mereka:
Sebuah pikiran mengejutkan saya: Saya tahu bahwa ketika pembekuan daging atau ikan, semakin cepat makanan beku, kerusakan sel kurang ada akibat pembentukan kristal es. Akan mempercepat tingkat di mana dasar Ice cream membeku membantu saya meminimalkan pembentukan kristal juga?
Tingkat di mana volume tertentu perubahan temperatur bergantung pada suhu lingkungan sekitarnya, serta jumlah luas permukaan terkena itu. Tidak mungkin bagi saya untuk mendapatkan freezer saya untuk mendapatkan lebih dingin, tapi ternyata, ada perangkat sederhana yang dirancang khusus untuk membekukan cairan di freezer Anda secepat mungkin: baki es batu.
Baki menghasilkan es batu Ice cream yang sempurna: 33% dikuasai dengan pembentukan kristal kecil.
Cara Membuat Ice cream At Home (Tanpa Mesin Ice cream)
Setelah naik cepat di dalam prosesor makanan, batu Ice cream Es telah dipukuli sampai 24% dikuasai, lebih baik dari beberapa Ice cream terbaik di pasar. Dan tantangan itu terpenuhi: nyata, nyata Ice cream lezat, dibuat di rumah, tanpa mesin khusus. Sebuah kemenangan bagi kita semua.
Untuk membuat sendiri Anda, konsultasikan resep Makan Serius '. Atau jika Anda terlalu malas Anda hanya dapat membaca laporan lengkap mereka semua eksperimentasi yang diperlukan untuk mendapatkan resep turun tepuk. (Gizmodo)
Lihat juga:
Sushi
Wine
Hal ini jauh dari hal pertama yang mereka mencoba. Satu awal usaha-melempar Goup dari eggyolks, vanili ekstrak, dan gula ke dalam freezer-terlalu dingin. Kemudian mencoba terlalu banyak overrun, jumlah udara yang dimasukkan ke dalam campuran es krim. Dan serius Makan bukan hanya menembak dalam gelap, mereka tahu apa yang mereka bertujuan untuk:% sempurna krim 33 overrun. (Merek Fancy seperti Haagen-Dazs memiliki sekitar 25% overrun;. Yang lebih murah seperti Breyers dapat setinggi 94%)
Dan kemudian mereka saat eureka mereka:
Sebuah pikiran mengejutkan saya: Saya tahu bahwa ketika pembekuan daging atau ikan, semakin cepat makanan beku, kerusakan sel kurang ada akibat pembentukan kristal es. Akan mempercepat tingkat di mana dasar Ice cream membeku membantu saya meminimalkan pembentukan kristal juga?
Tingkat di mana volume tertentu perubahan temperatur bergantung pada suhu lingkungan sekitarnya, serta jumlah luas permukaan terkena itu. Tidak mungkin bagi saya untuk mendapatkan freezer saya untuk mendapatkan lebih dingin, tapi ternyata, ada perangkat sederhana yang dirancang khusus untuk membekukan cairan di freezer Anda secepat mungkin: baki es batu.
Baki menghasilkan es batu Ice cream yang sempurna: 33% dikuasai dengan pembentukan kristal kecil.
Cara Membuat Ice cream At Home (Tanpa Mesin Ice cream)
Setelah naik cepat di dalam prosesor makanan, batu Ice cream Es telah dipukuli sampai 24% dikuasai, lebih baik dari beberapa Ice cream terbaik di pasar. Dan tantangan itu terpenuhi: nyata, nyata Ice cream lezat, dibuat di rumah, tanpa mesin khusus. Sebuah kemenangan bagi kita semua.
Untuk membuat sendiri Anda, konsultasikan resep Makan Serius '. Atau jika Anda terlalu malas Anda hanya dapat membaca laporan lengkap mereka semua eksperimentasi yang diperlukan untuk mendapatkan resep turun tepuk. (Gizmodo)
Lihat juga:
Sushi
Wine
Minggu, 07 November 2010
Ice cream dengan gelembung soda
Ice cream soda, float (Inggris, Kanada, Amerika Serikat dan Asia Timur), laba-laba (Australia), sapi coklat (Hong Kong) atau sapi hitam (Brasil, El Salvador) adalah minuman yang terdiri dari satu atau lebih sekop dari Ice cream baik minuman ringan atau campuran sirup rasa dan air berkarbonasi. Di Inggris soda krim bernama yang seperti yang secara tradisional disajikan dengan sesendok Ice cream mengambang di dalamnya membuat Ice cream soda. Gelembung kecil yang hadir udara di soda menyebabkan Ice cream untuk mengapung dan situs nukleasi untuk pembentukan gelembung besar karbon dioksida. Hal ini memberikan minuman "kepala berbusa" mirip dengan kepala bir.
Ice cream soda diciptakan oleh Robert M. Green di Philadelphia, PA, pada tahun 1874 selama satu setengah abad perayaan. Cerita tradisional adalah bahwa, pada suatu hari yang sangat panas, Mr Green berlari keluar dari Ice untuk soda rasa dia menjual dan digunakan cream vanili Es dari vendor tetangga untuk menjaga soda nya dingin. Sendiri account, yang diterbitkan di majalah Fountain Soda pada tahun 1910, menyatakan bahwa sementara operasi air mancur soda pada perayaan satu setengah abad Franklin Institute di Philadelphia pada tahun 1874, ia ingin menciptakan memperlakukan baru untuk menarik pelanggan dari vendor lain yang memiliki mewah, lebih besar soda air mancur. Setelah beberapa percobaan, ia memutuskan untuk menggabungkan Ice cream dan air soda. Selama perayaan itu, ia menjual Ice cream vanila dengan air soda dan pilihan 16 sirup rasa yang berbeda. Memperlakukan baru sensasi, dan segera air mancur soda lainnya mulai menjual Ice cream soda. akan Green menginstruksikan bahwa "Originator krim Soda Ice" adalah menjadi terukir di batu nisan nya.
Setidaknya ada tiga pengadu lain untuk penemuan soda Ice cream: Fred Sanders, Philip Mohr (pada tahun 1782 di Fulton dan First Streets di Elizabeth, NJ), dan George Guy, salah satu karyawannya sendiri Robert Green. Terlepas dari asal-usulnya, minuman dengan cepat menjadi sangat populer, untuk sedemikian rupa sehingga hampir sosial wajib di kalangan remaja, walaupun banyak orang dewasa dibenci itu. Menurut legenda itu dilarang, baik seluruhnya atau pada hari suci, oleh beberapa pemerintah daerah menimbulkan pengganti memperlakukan Ice cream sundae. Sebagai soda dipasarkan sebagai obat keajaiban, itu sering dianggap sebagai zat yang dibutuhkan pengawasan dan kontrol seperti alkohol, lain bahan yang dikendalikan yang tidak bisa dilayani atau dibeli pada hari Minggu di daerah konservatif banyak. Banyak air mancur soda harus mencari cara untuk menghasilkan keuntungan pada hari Minggu ketika soda jual dianggap ilegal. Solusinya adalah untuk melayani Ice cream pada hari ini, karena hanya produk makanan dan bukan bahan yang dikendalikan. air mancur Soda kemudian menciptakan istilah "sundae" istilah untuk ramuan Ice cream yang mereka layani pada "hari soda's istirahat". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Steak
Sushi
Ice cream soda diciptakan oleh Robert M. Green di Philadelphia, PA, pada tahun 1874 selama satu setengah abad perayaan. Cerita tradisional adalah bahwa, pada suatu hari yang sangat panas, Mr Green berlari keluar dari Ice untuk soda rasa dia menjual dan digunakan cream vanili Es dari vendor tetangga untuk menjaga soda nya dingin. Sendiri account, yang diterbitkan di majalah Fountain Soda pada tahun 1910, menyatakan bahwa sementara operasi air mancur soda pada perayaan satu setengah abad Franklin Institute di Philadelphia pada tahun 1874, ia ingin menciptakan memperlakukan baru untuk menarik pelanggan dari vendor lain yang memiliki mewah, lebih besar soda air mancur. Setelah beberapa percobaan, ia memutuskan untuk menggabungkan Ice cream dan air soda. Selama perayaan itu, ia menjual Ice cream vanila dengan air soda dan pilihan 16 sirup rasa yang berbeda. Memperlakukan baru sensasi, dan segera air mancur soda lainnya mulai menjual Ice cream soda. akan Green menginstruksikan bahwa "Originator krim Soda Ice" adalah menjadi terukir di batu nisan nya.
Setidaknya ada tiga pengadu lain untuk penemuan soda Ice cream: Fred Sanders, Philip Mohr (pada tahun 1782 di Fulton dan First Streets di Elizabeth, NJ), dan George Guy, salah satu karyawannya sendiri Robert Green. Terlepas dari asal-usulnya, minuman dengan cepat menjadi sangat populer, untuk sedemikian rupa sehingga hampir sosial wajib di kalangan remaja, walaupun banyak orang dewasa dibenci itu. Menurut legenda itu dilarang, baik seluruhnya atau pada hari suci, oleh beberapa pemerintah daerah menimbulkan pengganti memperlakukan Ice cream sundae. Sebagai soda dipasarkan sebagai obat keajaiban, itu sering dianggap sebagai zat yang dibutuhkan pengawasan dan kontrol seperti alkohol, lain bahan yang dikendalikan yang tidak bisa dilayani atau dibeli pada hari Minggu di daerah konservatif banyak. Banyak air mancur soda harus mencari cara untuk menghasilkan keuntungan pada hari Minggu ketika soda jual dianggap ilegal. Solusinya adalah untuk melayani Ice cream pada hari ini, karena hanya produk makanan dan bukan bahan yang dikendalikan. air mancur Soda kemudian menciptakan istilah "sundae" istilah untuk ramuan Ice cream yang mereka layani pada "hari soda's istirahat". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Steak
Sushi
Jumat, 05 November 2010
Sate dengan lumuran kelapa
Kenikmatan menyantap Sate akan semakin bertambah dengan lumuran bumbu kacang yang gurih dan tidak terlalu pedas. Asih mengatakan bumbu Sate memang sengaja diracik tidak pedas atas permintaan banyak konsumen. “Cabai kami sertakan di pinggir bumbu, tetapi apabila ada pelanggan yang suka dengan rasa pedas, kami buatkan yang pedas pol dengan tambahan 25 cabai, bahkan lebih,” katanya.
Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.
Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski Sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.
Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.
Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.
Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.
Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.
Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.
Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Sate nya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.
Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (koran jakarta)
Lihat juga :
Sushi
Soto
Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.
Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski Sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.
Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.
Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.
Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.
Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.
Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.
Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Sate nya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.
Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (koran jakarta)
Lihat juga :
Sushi
Soto
Rabu, 03 November 2010
Ragusa, Ice cream from Central Jakarta
When you enter a typical Dutch-style buildings, you will feel back into the past. Look at the chairs made of rattan with the old-fashioned and simple table as a complement. All around the walls, you can see black and white photographs that illustrate what the previous Ragusa Ice Cream and portraits of the corners of the ancient city.
Ragusa Ice Cream Italia also with old-fashioned cash register and place to present an antique ice cream. This room also does not use air conditioning, just using a fan and a high roof can reduce the heat. The owner did want to preserve the past nuance to visitors.
Although the buildings and ancient interior, does not mean the taste of ice cream is not feasible to taste. You can try the menu such as banana split, special mix, spaghetti ice cream, cassata siciliana, Tutti frutti, chocolate sundaes, lemon ice, cola float and nougat. With an attractive appearance of ice, you can feel the unique taste. If you are confused to choose, you can specify your choice after seeing the pictures of ice cream that is displayed on the wall around the top.
Ice cream is not eaten today have a secret in order to remain popular. For example, ice cream here using quality materials ranging from milk to other ingredients. All made by handmade, not taken from the factory so the quality will remain intact. Even the ice cream comes from Italy does not use preservatives. This is done because of Ragusa still consider the taste and customer satisfaction.
For the price, remained friendly Ragusa Ice Cream. Starting from Rp 8,000, - to Rp 28,000, -. At the front of this place there is also the brains and seller Juhi salad that can be food to accompany your ice cream. (Kumpulan.info)
Lihat juga:
Sushi
Hanamasa
Ragusa Ice Cream Italia also with old-fashioned cash register and place to present an antique ice cream. This room also does not use air conditioning, just using a fan and a high roof can reduce the heat. The owner did want to preserve the past nuance to visitors.
Although the buildings and ancient interior, does not mean the taste of ice cream is not feasible to taste. You can try the menu such as banana split, special mix, spaghetti ice cream, cassata siciliana, Tutti frutti, chocolate sundaes, lemon ice, cola float and nougat. With an attractive appearance of ice, you can feel the unique taste. If you are confused to choose, you can specify your choice after seeing the pictures of ice cream that is displayed on the wall around the top.
Ice cream is not eaten today have a secret in order to remain popular. For example, ice cream here using quality materials ranging from milk to other ingredients. All made by handmade, not taken from the factory so the quality will remain intact. Even the ice cream comes from Italy does not use preservatives. This is done because of Ragusa still consider the taste and customer satisfaction.
For the price, remained friendly Ragusa Ice Cream. Starting from Rp 8,000, - to Rp 28,000, -. At the front of this place there is also the brains and seller Juhi salad that can be food to accompany your ice cream. (Kumpulan.info)
Lihat juga:
Sushi
Hanamasa
Selasa, 02 November 2010
Nyushi Gulung yuuk
Sushi gulung adalah makanan yang berasal dari Asia yang diisi oleh nasi dan seafood yang dibungkus rumput laut (nori). Sampai akhir abad kedua puluh, Sushi gulung hanya tersedia di restoran. Saat ini, sejumlah perusahaan mempersiapkan Sushi gulung untuk penjualan eceran di toko kelontong. Meskipun banyak perusahaan-perusahaan ini menggunakan mesin pembuat Sushi yang disebut pembuat robot-untuk membentuk nasi dan menambahkan bumbu pada nasi tersebut, kualitas terbaik Sushi gulung masih buatan tangan. Seorang ahli sushi koki, Shokunin, bisa membuat gulungan Sushi dan kemudian memotong Sushi tersebut menjadi enam sampai delapan gulungan Sushi dalam hitungan yang cepat.
Para perusahaan yang memproduksi Sushi dengan menggunakan mesin bukan karena keinginan perusahaan tersebut ingin mempercepat produksi tapi karena kekurangan koki untuk membuat Sushi.
Waktu pembuatan sushi adalah tradisi waktu yang terhormat di Jepang. Membuat Sushi sama dengan melakukan suatu kerajinan seni. Kerajinan seni ini adalah tentang kebanggaan nasional yang kuat, dan sering dicatat bahwa ikan merah dan putih melambangkan beras merah dan putih bendera Jepang. Tradisi ini juga meluas ke jenis peralatan yang digunakan. Meskipun beberapa barang pengganti dapat diterima, di dapur tradisional Jepang peralatan-peralatan berikut akan tetap ditemukan: hangiri (bak kecil yang terbuat dari cemara diikat dengan simpai tembaga dan digunakan untuk pendinginan cuka beras), shamoji (datar, kayu, spatula dibulatkan digunakan untuk mencampur nasi), uchiwa (penggemar genggam terbuat dari bambu dan ditutup dengan kertas atau sutra digunakan untuk menghilangkan uap air dari beras Sushi), dan makisu (tikar terbuat dari bambu tipis strip dijalin bersama dengan string yang dipakai untuk menggulung Sushi). (Madehow)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Para perusahaan yang memproduksi Sushi dengan menggunakan mesin bukan karena keinginan perusahaan tersebut ingin mempercepat produksi tapi karena kekurangan koki untuk membuat Sushi.
Waktu pembuatan sushi adalah tradisi waktu yang terhormat di Jepang. Membuat Sushi sama dengan melakukan suatu kerajinan seni. Kerajinan seni ini adalah tentang kebanggaan nasional yang kuat, dan sering dicatat bahwa ikan merah dan putih melambangkan beras merah dan putih bendera Jepang. Tradisi ini juga meluas ke jenis peralatan yang digunakan. Meskipun beberapa barang pengganti dapat diterima, di dapur tradisional Jepang peralatan-peralatan berikut akan tetap ditemukan: hangiri (bak kecil yang terbuat dari cemara diikat dengan simpai tembaga dan digunakan untuk pendinginan cuka beras), shamoji (datar, kayu, spatula dibulatkan digunakan untuk mencampur nasi), uchiwa (penggemar genggam terbuat dari bambu dan ditutup dengan kertas atau sutra digunakan untuk menghilangkan uap air dari beras Sushi), dan makisu (tikar terbuat dari bambu tipis strip dijalin bersama dengan string yang dipakai untuk menggulung Sushi). (Madehow)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Sushi Tei? Apa itu?
Sushi Tei - Apabila keterampilan kuliner murni dan keahlian tajam dengan apresiasi bawaan alam datang bersama-sama untuk mengilhami dan meningkatkan pengalaman bersantap Jepang benar.
Sejak debut kami pada tahun 1994, Sushi Tei telah menggabungkan terbaik yang masakan Jepang ekspansif yang ditawarkan, menilik seluk-beluk sashimi dengan bakat teater Teppanyaki dengan intuisi bawaan selera lokal untuk memalsukan identitas tak bisa ditiru dari kita sendiri.
Sushi Tei bukanlah restoran makanan biasa, terutama karena Sushi Tei percaya dalam memberikan sebuah halus dengan suasana yang menarik lebih dari pengalaman bersantap hanya untuk Anda dengan menetapkan diri kita terpisah dari norma.
Kami menyajikan berbagai macam keahlian memasak Jepang nikmat dan kreatif dirancang - menarik untuk menyenangkan pecinta masakan Jepang. menu kami fitur penawaran Jepang dan hidangan yang inovatif menggambarkan pengaruh yang muncul dari Asia pada masakan Jepang modern. Sebuah pilihan bergulir dari makanan pembuka, makan malam, spesial sushi menjamin pengalaman baru dengan setiap kunjungan ke outlet restoran kami. Lebih dari sering, tema musiman bermunculan untuk melepaskan pikiran selalu ingin tahu pelanggan kami dengan orang-orang seperti promosi Hokkaido dan lebih yang belum datang mengikuti perubahan sesuai untuk musim Jepang, musim Salmon panen, Autumn's khusus musim dingin, Aburi Spring musim khusus, dan lain-lain.
Dengan juga homegrown sederhana dan sederhana Jepang Kaiten (conveyor belt) chain, itu adalah dengan wahyu lagi bahwa kita sesuai dengan konsep dapur terbuka yang memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati hak prerogatif savories lezat di tengah-tengah menatap keterampilan kuliner restoran 'koki. (Website Sushi tei)
Lihat juga:
Steak
Burger King
Sejak debut kami pada tahun 1994, Sushi Tei telah menggabungkan terbaik yang masakan Jepang ekspansif yang ditawarkan, menilik seluk-beluk sashimi dengan bakat teater Teppanyaki dengan intuisi bawaan selera lokal untuk memalsukan identitas tak bisa ditiru dari kita sendiri.
Sushi Tei bukanlah restoran makanan biasa, terutama karena Sushi Tei percaya dalam memberikan sebuah halus dengan suasana yang menarik lebih dari pengalaman bersantap hanya untuk Anda dengan menetapkan diri kita terpisah dari norma.
Kami menyajikan berbagai macam keahlian memasak Jepang nikmat dan kreatif dirancang - menarik untuk menyenangkan pecinta masakan Jepang. menu kami fitur penawaran Jepang dan hidangan yang inovatif menggambarkan pengaruh yang muncul dari Asia pada masakan Jepang modern. Sebuah pilihan bergulir dari makanan pembuka, makan malam, spesial sushi menjamin pengalaman baru dengan setiap kunjungan ke outlet restoran kami. Lebih dari sering, tema musiman bermunculan untuk melepaskan pikiran selalu ingin tahu pelanggan kami dengan orang-orang seperti promosi Hokkaido dan lebih yang belum datang mengikuti perubahan sesuai untuk musim Jepang, musim Salmon panen, Autumn's khusus musim dingin, Aburi Spring musim khusus, dan lain-lain.
Dengan juga homegrown sederhana dan sederhana Jepang Kaiten (conveyor belt) chain, itu adalah dengan wahyu lagi bahwa kita sesuai dengan konsep dapur terbuka yang memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati hak prerogatif savories lezat di tengah-tengah menatap keterampilan kuliner restoran 'koki. (Website Sushi tei)
Lihat juga:
Steak
Burger King
Japanese Rice / Japonica Rice
Rice is the staple of Japanese food, and making it just right can be rather difficult if you don't know how. If you think you will be preparing rice regularly, an electric rice cooker will make your life so much easier. (See About rice cookers.) You can cook non-Japanese style rice and other grains in a rice cooker too.
Japanese rice, or japonica rice, is a very particular variety. For traditional Japanese dishes you simply cannot substitute long-grain rice, jasmine rice, basmati rice, Carolina type rice, and so on. I sometimes hear people saying things like "But I can make onigiri with jasmine rice just fine, as long as I cook it so it's mushy and the grains stick together". No no no no no. A good onigiri, a good Sushi roll, a good nigiri-zushi, and most of all a good bowl of rice does not have mushy rice.
The one non-japonica variety that does work fairly well is Italian vialone rice, which is a medium-grain rice similar to japonica rice. Arborio, carnaroli and the rice sold as 'pudding rice' or 'milk rice' in some countries are also medium-grain, but they tend to have too much rice starch, which is what makes that creamy texture in risotto or rice pudding. Vialone has less starch coating and therefore works well. See Looking At Rice for more information about different types of rice.
Ideally, the rice should be quite fresh. The best rice is new rice called shinmai, purchased within 3 months of harvest. Unfortunately, it's just about impossible to buy rice that fresh outside of Japan. Just buy the best rice you can afford. Once you learn how to make rice properly, you will really taste the difference between different kinds of rice.
Some popular 'first grade' Japanese rice varieties include Sasanishiki, Koshihikari and Akita Komachi. They tend to be expensive. (maki-justhungry)
See also :
Burger King
Soto
Japanese rice, or japonica rice, is a very particular variety. For traditional Japanese dishes you simply cannot substitute long-grain rice, jasmine rice, basmati rice, Carolina type rice, and so on. I sometimes hear people saying things like "But I can make onigiri with jasmine rice just fine, as long as I cook it so it's mushy and the grains stick together". No no no no no. A good onigiri, a good Sushi roll, a good nigiri-zushi, and most of all a good bowl of rice does not have mushy rice.
The one non-japonica variety that does work fairly well is Italian vialone rice, which is a medium-grain rice similar to japonica rice. Arborio, carnaroli and the rice sold as 'pudding rice' or 'milk rice' in some countries are also medium-grain, but they tend to have too much rice starch, which is what makes that creamy texture in risotto or rice pudding. Vialone has less starch coating and therefore works well. See Looking At Rice for more information about different types of rice.
Ideally, the rice should be quite fresh. The best rice is new rice called shinmai, purchased within 3 months of harvest. Unfortunately, it's just about impossible to buy rice that fresh outside of Japan. Just buy the best rice you can afford. Once you learn how to make rice properly, you will really taste the difference between different kinds of rice.
Some popular 'first grade' Japanese rice varieties include Sasanishiki, Koshihikari and Akita Komachi. They tend to be expensive. (maki-justhungry)
See also :
Burger King
Soto
Jumat, 29 Oktober 2010
Fusion Sushi at Sushi Boon
Sushi restaurant that is usually synonymous with a luxurious place, with exorbitant prices that were broken by Sushi Boon is on the side of Jalan Dago exactly in front of Level Factory Outlet. Sushi lovers can also enjoy a variety of fusion sushi at a price close to the people.
Eating sushi with different experience, that's the slogan Sushi Boon. When eating at Sushi Boon, will feel different to eat sushi at sushi restaurants other special.
The concept is minimalist and sushi stalls open. There, visitors can sit in a simple plastic chair, or on a table-like bar that directly deal with Sushi chef Boon.
Various image fusion sushi on the menu or suhsi which has been modified to make not wait to taste the typical Japanese food. Some of the menu at Sushi Boon among rolling stones, Spiky the spicy, battousai roll, crabby baby, Leviathan, sweetheart, sunshine, and maguro island. In addition, there are also original sushi such as nigiri, Gunkan, insults, and donburi.
According to one owner of Sushi Boon, Rifki Amir Balfas (22), from some of the menu at the top, kind of sushi is a mainstay is the Rolling Stones. Deliberately given the name Rolling Stones for more remembered and in accordance with the target market Boon Sushi was a young child.
"The choice of name was very young. Let's easy to remember, too," he said with a laugh.
Rolling stones is sushi which involves a series of beef teriyaki and melting mozzarella cheese. This menu is suitable for the type suhsi who do not like seafood.
About the price, do not worry, the price of sushi at Sushi Boon light in the bag. Prices range from Rp 10 thousand to USD 30 thousand. According Rifki, the price is adjusted to its market that is among the students, teenagers, young adults. "We want customers happy," he said.
Portions were different from most other sushi portions which only serve 4 slices of sushi. In this Boon Sushi, fusion sushi is divided into 8 pieces. "It was hell why 8 pieces because we're business had eight, so let me just try to fit one on one," he said.
The concept of outdoor Sushi Boon made the atmosphere more fun and relaxed feel while eating a variety of sushi. If you do not want to eat on the spot, Sushi Boon can also be wrapped to take home. "People do not usually reluctant to go into a fancy sushi restaurants. We want to make a chill out with a concept like this," he concluded. (Avi / tya-detikbandung)
See also: wine
dim sum
Eating sushi with different experience, that's the slogan Sushi Boon. When eating at Sushi Boon, will feel different to eat sushi at sushi restaurants other special.
The concept is minimalist and sushi stalls open. There, visitors can sit in a simple plastic chair, or on a table-like bar that directly deal with Sushi chef Boon.
Various image fusion sushi on the menu or suhsi which has been modified to make not wait to taste the typical Japanese food. Some of the menu at Sushi Boon among rolling stones, Spiky the spicy, battousai roll, crabby baby, Leviathan, sweetheart, sunshine, and maguro island. In addition, there are also original sushi such as nigiri, Gunkan, insults, and donburi.
According to one owner of Sushi Boon, Rifki Amir Balfas (22), from some of the menu at the top, kind of sushi is a mainstay is the Rolling Stones. Deliberately given the name Rolling Stones for more remembered and in accordance with the target market Boon Sushi was a young child.
"The choice of name was very young. Let's easy to remember, too," he said with a laugh.
Rolling stones is sushi which involves a series of beef teriyaki and melting mozzarella cheese. This menu is suitable for the type suhsi who do not like seafood.
About the price, do not worry, the price of sushi at Sushi Boon light in the bag. Prices range from Rp 10 thousand to USD 30 thousand. According Rifki, the price is adjusted to its market that is among the students, teenagers, young adults. "We want customers happy," he said.
Portions were different from most other sushi portions which only serve 4 slices of sushi. In this Boon Sushi, fusion sushi is divided into 8 pieces. "It was hell why 8 pieces because we're business had eight, so let me just try to fit one on one," he said.
The concept of outdoor Sushi Boon made the atmosphere more fun and relaxed feel while eating a variety of sushi. If you do not want to eat on the spot, Sushi Boon can also be wrapped to take home. "People do not usually reluctant to go into a fancy sushi restaurants. We want to make a chill out with a concept like this," he concluded. (Avi / tya-detikbandung)
See also: wine
dim sum
Langganan:
Postingan (Atom)
