Bekerja sebagai seorang waiter, helper, hingga asisten chef pernah dilakoni oleh pria yang kini menjadi Sushi chef sekaligus pemilik sebuah resto sushi ini. Siapa sangka belajar memasak dari sang oma dan rasa ingin tahu yang besar justru merupakan modal terbesarnya menjadi sukses!
Bernama lengkap Toar Christopher atau yang akrab disapa Itoph, sushi chef dan salah satu pemilik Poké Sushi ini mengaku tak pernah menyangka akan menjadi seorang chef apalagi seorang sushi chef. Cita-citanya semasa SMA adalah menjadi seorang arsitek untuk mengikuti jejak sang ibu. Bahkan ia pun sempat mengecap pendidikan arsitek di Universitas Parahiangan, Bandung.
"Saya dulu bandel sekali, sehingga baru beberapa semester saya pun drop out akibat sering tidak masuk kuliah," ujarnya sambil terkekeh geli mengenang masa lalu. Hampir putus asa akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengirimnya ke USA dan mengambil jurusan IT. Hijrah ke USA justru menjadi titik balik dari kehidupan Itop yang tak pernah bisa diduganya.
Pengalaman pertama bekerja part time dilakoninya di sebuah restoran bernama 'Little Tokyo'. Menjadi seorang waiter hingga kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris juga pernah dialami oleh Itop. Akhirnya saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada tahun 1998 memaksanya bekerja total untuk membiayai kuliah.
Setelah menjalani training di Tennesee, USA selama 3 bulan akhirnya bapak dari seorang putri berusia 12 tahun ini ditempatkan di sebuah restoran Cina. Disinilah ia mulai mendapatkan ketrampilan dasar untuk menjadi seorang chef. Mulai dari menjadi seorang waiter, hingga kemudian menjadi seorang 'helper' di dapur. Menguliti ayam, mengangkat barang, hingga berdiri berjam-jam sudah merupakan makanan sehari-hari yang dijalani Itoph dengan tekun dan penuh kesabaran.
Tak sia-sia, ketika perusahaan tempat ia bekerja ingin membuka sebuah restoran Jepang di ia pun mendapatkan tawaran untuk mendalami sushi. Sebulan penuh ia mempelajari dan menghapalkan menu hingga diterima sebagai 'helper' seorang sushi chef. "Belajar menjadi sushi chef tidak mudah karena kita tidak diajarkan secara langsung. Kita harus pandai-pandai berlatih sendiri dan memperhatikan teknik sang chef, sebab sushi chef memang biasanya terkenal pelit berbagi ilmu" terangnya.
Setelah setahun, akhirnya Itop memperoleh kepercayaan dari sang chef untuk membuat maki dan nigiri sushi. Dalam tahap sebelumnya Itoph bahkan menjalani training mengasah pisau, mencuci, menyiapkan sayuran hingga memotong sayuran.
"Yang tersulit dari membuat sushi kita harus bergerak cepat sementara hasilnya tak hanya enak namun harus cantik," ujar Itoph. Cekatan dan kedisiplinan Itoph membuat sang guru terkesan dan merekomendasikan dirinya untuk memperdalam 'speed' membuat sushi pada teman sang guru di Atlanta. Ia pun sempat berguru di Atlanta selama 3 bulan, sebelum akhirnya kembali ditarik di perusahaan tempatnya bekerja dulu.
Perjalanan menjadi seorang corporate sushi chef pun dimulai, ia pun dipercaya memberi pelatihan outlet-outlet sushi perusahaan yang tersebar di seluruh Amerika. Namun tak lama, pekerjaan tersebut membuatnya bosan ia pun melamar bekerja di sebuah resto Jepang 'Ohana'. Pengalaman membuatnya diangkat menjadi sushi chef Ohana dan bekerja disana hampir 2 tahun lamanya.
Setelah pulang ke Indonesia, berkat dorongan dan ajakan teman-teman ia pun berani membuka sebuah restoran sushi bernama Poké Sushi Dharmawangsa yang menjadi cikal bakal tumbuhnya outlet-outlet Poké Sushi lainnya di Jakarta. Restoran berkonsep 'Japanese American Fusion' ini memang memiliki spesialisasi sushi berbentuk roll. Namun jika ditanya soal makanan favoritnya, "Sebenarnya makanan favorit saya bukan Jepang melainkan Bruine Bonen Soep buatan oma saya," ujarnya.
Tak pelit berbagi ilmu, ia pun memberikan resep membuat Caterpillar Unagi Roll bagi pembaca detikfood khususnya mereka pencinta sushi. Sushi ini merupakan salah satu menu favorit pengunjung Poké Sushi yang hmm... oishii desu ne!
Caterpillar Unagi Roll
Untuk 8 potong
Bahan:
80 g Nasi sushi
?? lembar nori ukuran 10x20 cm
10 g tobiko
80 g daging alpukat, iris tipis
10 g kyuri/mentimun hijau, iris tipis
50 g unagi, siap beli
10 ml saus unagi/teriyaki
Taburan:
1 sdt tobiko
Cara membuat:
* Sebarkan nasi sushi secara merata dengan menyisakan 5 mm bagian memanjang nori tanpa nasi. (Sebelumnya, basahi tangan dengan air).
* Balikkan ke atas makisu (gulungan bambu) yang sudah dilapisi plastik sehingga bagian nasi ada di luar. Susun di atas nori; tobiko, unagi dan kyuri.
* Gulung sambil padatkan hingga rapi dan lurus.
* Susun irisan alpukat segar di atasnya, tekan kembali dengan makisu hingga
* salmon melekat.
* Perciki dengan saus unagi/teriyaki dan taburi tobiko
* Potong melintang menjadi 8 bagian. Lapisi plastik, tekan-tekan kembali.
* Susun di atas piring, sajikan segera.
Tips:
* Untuk alpukat, pilih alpukat lokal Sukabumi yang besar dan tua. Ketika dipegang rasanya ‘kekar’, keras tetapi tidak terlalu lembut.
* Agar alpukat tidak kecokelatan warnanya, potong-potong sesaat akan disajikan atau digunakan.
* Unagi dapat dibeli di supermarket yang menjual produk import seperti Ranch Market, Sogo, dll.
* Pilih unagi yang besar, dagingnya lebih enak dan lebih lembut.
* Jika masih tersisa, unagi dapat disimpan di chiller.
"Kalau orang lain bisa, maka saya juga harus bisa," demikian tuturnya saat ditanya tentang motto hidupnya dan kegigihannya dalam menjalani hidup. (dev/Odi)
Sumber : Devita Sari - detikFood
Lihat juga:
Sate
Steak
Tampilkan postingan dengan label steak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label steak. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Steak dengan Daging Sapi Lokal
Steak yang enak dan empuk sangat bergantung dari daging dan teknik memasaknya. Untuk hasil steak yang empuk, sebaiknya memakai daging yang khusus dijual untuk steak biasanya merupakan produk impor.
Namun kita bisa juga memakai daging sapi lokal, pilih bagian has dalam (tenderloin), has luar (sirloin), dan top side. Ada beberapa tip supaya steak yang kita buat jadi empuk dan enak;
1. Irisan daging untuk steak harus melintang serat (serat daging tidak boleh membujur). Daging dengan irisan seperti ini akan cepat empuk dibandingkan bila seratnya diiris membujur. Bisa juga dengan membubuhkan bahan pengempuk daging (meat tenderizer) yang bisa dibeli di toko bahan pangan.
2. Selalu me-marinade atau merendam daging dalam cairan bumbu selama 1,5-2 jam di dalam chiller. Balik daging sekali-sekali supaya bumbu bisa terserap dengan sempurna.
3.Setelah cukup di marinade, lumuri permukaan daging dengan bumbu ketika akan di matangkan.
4. Jangan memasak steak terlalu lama, karena daging yang terlalu matang akan menjadi liat.
Daging yang terlalu matang akan kehilangann gurihnya.
5.Bila ingin mudah, Anda tinggal membeli saus steak siap pakai. Bumbu ini bisa dibeli di pasar swalayan pada gerai bumbu kering. Ini adalah saus steak siap pakai yang mudah di gunakan.
Sumber : kosmo.vivanews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Namun kita bisa juga memakai daging sapi lokal, pilih bagian has dalam (tenderloin), has luar (sirloin), dan top side. Ada beberapa tip supaya steak yang kita buat jadi empuk dan enak;
1. Irisan daging untuk steak harus melintang serat (serat daging tidak boleh membujur). Daging dengan irisan seperti ini akan cepat empuk dibandingkan bila seratnya diiris membujur. Bisa juga dengan membubuhkan bahan pengempuk daging (meat tenderizer) yang bisa dibeli di toko bahan pangan.
2. Selalu me-marinade atau merendam daging dalam cairan bumbu selama 1,5-2 jam di dalam chiller. Balik daging sekali-sekali supaya bumbu bisa terserap dengan sempurna.
3.Setelah cukup di marinade, lumuri permukaan daging dengan bumbu ketika akan di matangkan.
4. Jangan memasak steak terlalu lama, karena daging yang terlalu matang akan menjadi liat.
Daging yang terlalu matang akan kehilangann gurihnya.
5.Bila ingin mudah, Anda tinggal membeli saus steak siap pakai. Bumbu ini bisa dibeli di pasar swalayan pada gerai bumbu kering. Ini adalah saus steak siap pakai yang mudah di gunakan.
Sumber : kosmo.vivanews.com
Lihat juga:
Dim Sum
Senin, 29 November 2010
Ayo Makan di Abuba
Hampir dua tahun saya tidak mencicipi Steak favorit ini. Akhirnya minggu lalu, saya pun berangkat untuk kembali mencicipi menu favorit satu ini, rasanya waow...... tetap tidak berubah meski saya sudah menjadi pelanggan tetapnya selama 13 tahun....! Rasanya tetap aduhai..... apalagi dengan campuran sayuran dan kentang gorengnya. Jangan tanya deh.... saya bisa egois makan sendiri !. hmmmhhh........
Seperti biasa saya memesan menu favorit Sirloin Steak, sementara suami saya memesan Tenderloin Steak.
Seingat saya terakhir kali makan di Abuba itu sudah sangat lama sekali, sekitar setahun lalu, jadi ketika makanan datang, kami langsung menyantapnya, dan rasa steak-nya masih sama seperti yg dulu, bahkan lebih enak menurut saya. Mak Nyuss sekali rasanya, seperti kata Bondan Winarno.
Daging yang dimasak sudah sangat matang dan dihidangkan dengan pembakaran yang sempurna. Berhubung pelanggan setia, nggak usah minta dibakar seperti apa. Rasanya yah...... memang sangat empuk sekali. Kuah dan bumbu yang disiramkan di atas Steak juga sangat pas di lidah. Dengan sayuran dan kentang yang lumayan banyak, untuk saya Abuba Steak memang tetap cihuy....!!
Satu kelebihan Abuba steak adalah tersedianya berbagai macam saos dan sambal botolan, yang memungkinkan anda untuk meracik sendiri menu saos yang pas untuk steak anda. Jangan lupa ada juga mustard, kecap asin dan kecap manis, lengkap deh semua.
Harganya lumayan nggak mahal lah untuk ukuran steak. Mulai dari Rp. 40.000 hingga Rp. 80.000 untuk daging Amerika, sedang untuk daging lokal hanya sekitar 20 ribu an, harga yang sebanding dengan rasa dan sajian dari sebuah steak.
Yang pasti, di lidah saya sekarang sudah terbayang kembali bumbu dan steak yang saya makan kemarin. Waduh..... Steak Abuba memang selalu membuat kita nagih untuk selalu datang kesana. Mak Nyuss tenan memang !
Abuba Steak
Jl. Cipete Raya no. 6 Cipete
Jakarta Selatan
Sumber : Lily-liburan.info
Lihat juga:
Dim Sum
Seperti biasa saya memesan menu favorit Sirloin Steak, sementara suami saya memesan Tenderloin Steak.
Seingat saya terakhir kali makan di Abuba itu sudah sangat lama sekali, sekitar setahun lalu, jadi ketika makanan datang, kami langsung menyantapnya, dan rasa steak-nya masih sama seperti yg dulu, bahkan lebih enak menurut saya. Mak Nyuss sekali rasanya, seperti kata Bondan Winarno.
Daging yang dimasak sudah sangat matang dan dihidangkan dengan pembakaran yang sempurna. Berhubung pelanggan setia, nggak usah minta dibakar seperti apa. Rasanya yah...... memang sangat empuk sekali. Kuah dan bumbu yang disiramkan di atas Steak juga sangat pas di lidah. Dengan sayuran dan kentang yang lumayan banyak, untuk saya Abuba Steak memang tetap cihuy....!!
Satu kelebihan Abuba steak adalah tersedianya berbagai macam saos dan sambal botolan, yang memungkinkan anda untuk meracik sendiri menu saos yang pas untuk steak anda. Jangan lupa ada juga mustard, kecap asin dan kecap manis, lengkap deh semua.
Harganya lumayan nggak mahal lah untuk ukuran steak. Mulai dari Rp. 40.000 hingga Rp. 80.000 untuk daging Amerika, sedang untuk daging lokal hanya sekitar 20 ribu an, harga yang sebanding dengan rasa dan sajian dari sebuah steak.
Yang pasti, di lidah saya sekarang sudah terbayang kembali bumbu dan steak yang saya makan kemarin. Waduh..... Steak Abuba memang selalu membuat kita nagih untuk selalu datang kesana. Mak Nyuss tenan memang !
Abuba Steak
Jl. Cipete Raya no. 6 Cipete
Jakarta Selatan
Sumber : Lily-liburan.info
Lihat juga:
Dim Sum
Minggu, 28 November 2010
Sate Jamur Dieng Khas Wonosobo
Sate Jamur Dieng - Para pemudik yang masih memanfaatkan suasana libur Lebaran bisa datang ke Wonosobo, Jawa Tengah. Di salah satu sudut jalan di kota ini terdapat rumah makan yang menjual sate jamur Dieng. Masakan buatan Tina Mustikowati itu disukai pengunjung karena kelezatannya. Tak heran, almarhum mantan Presiden Soeharto menjadikannya sebagai makanan favorit.
Sate jamur Dieng khas Wonosobo sudah ada sejak 27 tahun silam. Sate ini menjadi andalan para pejabat bila mereka mengadakan kunjungan kerja ke Wonosobo. Menurut Tina selaku pemilik, rasa satenya memang unik. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, Rp 2.500 per sunduk atau Rp 10 ribu per porsinya.
Dalam sebuah kesempatan, Tina bercerita kalau ide membuat rumah makan jamur ini berasal dari suaminya. Kala itu dirinya sempat menolak karena tidak percaya kalau jamur bisa dijadikan sate. Namun pada 1982, Tina mencoba resep sate jamur yang tak kalah dengan rasa ayam. Siapa mengira, sate jamur di rumah makan yang buka pukul 09.00 hingga 22.00 WIB ini kini laku keras.(OMI/LUC)
Sumber : Yon Daryono - Liputan6.com
Lihat juga:
Steak
Hanamasa
Sate jamur Dieng khas Wonosobo sudah ada sejak 27 tahun silam. Sate ini menjadi andalan para pejabat bila mereka mengadakan kunjungan kerja ke Wonosobo. Menurut Tina selaku pemilik, rasa satenya memang unik. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, Rp 2.500 per sunduk atau Rp 10 ribu per porsinya.
Dalam sebuah kesempatan, Tina bercerita kalau ide membuat rumah makan jamur ini berasal dari suaminya. Kala itu dirinya sempat menolak karena tidak percaya kalau jamur bisa dijadikan sate. Namun pada 1982, Tina mencoba resep sate jamur yang tak kalah dengan rasa ayam. Siapa mengira, sate jamur di rumah makan yang buka pukul 09.00 hingga 22.00 WIB ini kini laku keras.(OMI/LUC)
Sumber : Yon Daryono - Liputan6.com
Lihat juga:
Steak
Hanamasa
Kamis, 25 November 2010
Sate Kiloan SMS ala Tegal
Sate Kiloan SMS mengambil citarasa Sate ala Tegal untuk menu resep Sate Kambing dan untuk menu resep Lainnya seperti resep Tongseng Kambing dan resep Tongseng Ayam menggunakan bumbu rempah ala resep masakan Solo.
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
Yummy Tongue Steak
Steak or biefstuk is one dish which is still used as colonial mainstay of many restaurants. Dutch-influenced culinary dish is indeed made from cow's tongue. Peeled and boiled beef tongue until completely tender.
If you want a little pampering with a special meal this afternoon, let alone taste the food of this colonial style. Tasty tender slices of cow tongue with a splash of fragrant sauce. Added potatoes and vegetables, be a delicious lunch and steady!
Furthermore steak with a sauce flavored English, a little soy sauce, cloves, nutmeg and pepper. Because it feels a bit sweet with a fragrant aroma of spices. Some restaurants serve steak with brown sauce or tongue blackpepper sauce so that the view becomes more modern.
Complementary beefsteak tongue is French fries or boiled, a few pieces of lettuce and vegetables setup. Because of that portion of beefsteak tongue will not only make full but also nutritionally complete. Taste delicious tender beef tongue will be stroking the tongue with a fragrant sauce dressing. Hmm .. really delicious!
If you are ready to shake up the tongue with tongue steak, quickly select a restaurant below.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Central Jakarta
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
South Jakarta
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No. 28.
South Jakarta
Indo Dutch Restaurant Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Phone: 021-5396808
Star Cafe
Jl. Arterial Kedoya Raya No.20
West Jakarta
Kitchen Babah
Jl. Veteran I / 17-19
Central Jakarta
Phone: 021-7060 2256; 021-385 5653 (dev / Odi)
Source: Odilia Winneke-detikFood
See also:
Dim Sum
Hanamasa
If you want a little pampering with a special meal this afternoon, let alone taste the food of this colonial style. Tasty tender slices of cow tongue with a splash of fragrant sauce. Added potatoes and vegetables, be a delicious lunch and steady!
Furthermore steak with a sauce flavored English, a little soy sauce, cloves, nutmeg and pepper. Because it feels a bit sweet with a fragrant aroma of spices. Some restaurants serve steak with brown sauce or tongue blackpepper sauce so that the view becomes more modern.
Complementary beefsteak tongue is French fries or boiled, a few pieces of lettuce and vegetables setup. Because of that portion of beefsteak tongue will not only make full but also nutritionally complete. Taste delicious tender beef tongue will be stroking the tongue with a fragrant sauce dressing. Hmm .. really delicious!
If you are ready to shake up the tongue with tongue steak, quickly select a restaurant below.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Central Jakarta
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
South Jakarta
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No. 28.
South Jakarta
Indo Dutch Restaurant Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Phone: 021-5396808
Star Cafe
Jl. Arterial Kedoya Raya No.20
West Jakarta
Kitchen Babah
Jl. Veteran I / 17-19
Central Jakarta
Phone: 021-7060 2256; 021-385 5653 (dev / Odi)
Source: Odilia Winneke-detikFood
See also:
Dim Sum
Hanamasa
Senin, 22 November 2010
Steak Factory in Central Jakarta
Steak as if synonymous with the land of Uncle Sam because it is one of the highest quality beef. No wonder the line of the type of beef imported from there as U.S. T-Bone Streak, U.S. Beef Ribs, Tenderloin U.S., U.S. Sirloin and so forth. Inipula types are available at Factory Steak restaurant owned by Kenneth Chen. It may be practically most people think of steak comes from the U.S..
In fact, it is said was originally not the case. Beef is not exactly popular as part of the diet choice in the U.S. before the Civil War. According to a site, its history is not even real beef from the U.S.. Precisely who introduced cattle to the new world of the Spaniards to Mexico in 1540.
Then, in the 18th century by the Spanish Colonial and French began to raise cows. As railways developed at the time, they use trains to transport cattle from San Antonio, Texas to New Orleans. But this industry then fell due to a terrible winter when the herd of cows gone up to 90 percent.
But along with the development of the age at the time, beef production increased again since 1871. Even after World War II, aka beef beef became a symbol of American prosperity.
This symbol eventually became famous all over the world while also providing inspiration to the interpreter-cook. Thus, aka steak steak menu also managed to become a kitchen mainstay. Resto-special steak restaurants also appear. In order to be different and gain profit, each restaurant also has a uniqueness of each with a different strategy. This, too, who carried out the Steak Factory, opened in the region that there is no special restaurant steak. In addition it is still not forgotten the taste of Indonesian cuisine in membubui beef imports. Through the concept of a low profile and local, Steak Factory is ready to spread to other cities in the future.
"Whose name is not only a shop building in Jakarta alone but in the region too, meaning Steak Factory can open in other areas also," that Chen hopes the expansion plan forward. Selling may be steak, but the Steak Factory still not forget the spice native to Indonesia!
Source: SH / sally approached - sinarharapan.co.id
See also:
Dim Sum
Wine
In fact, it is said was originally not the case. Beef is not exactly popular as part of the diet choice in the U.S. before the Civil War. According to a site, its history is not even real beef from the U.S.. Precisely who introduced cattle to the new world of the Spaniards to Mexico in 1540.
Then, in the 18th century by the Spanish Colonial and French began to raise cows. As railways developed at the time, they use trains to transport cattle from San Antonio, Texas to New Orleans. But this industry then fell due to a terrible winter when the herd of cows gone up to 90 percent.
But along with the development of the age at the time, beef production increased again since 1871. Even after World War II, aka beef beef became a symbol of American prosperity.
This symbol eventually became famous all over the world while also providing inspiration to the interpreter-cook. Thus, aka steak steak menu also managed to become a kitchen mainstay. Resto-special steak restaurants also appear. In order to be different and gain profit, each restaurant also has a uniqueness of each with a different strategy. This, too, who carried out the Steak Factory, opened in the region that there is no special restaurant steak. In addition it is still not forgotten the taste of Indonesian cuisine in membubui beef imports. Through the concept of a low profile and local, Steak Factory is ready to spread to other cities in the future.
"Whose name is not only a shop building in Jakarta alone but in the region too, meaning Steak Factory can open in other areas also," that Chen hopes the expansion plan forward. Selling may be steak, but the Steak Factory still not forget the spice native to Indonesia!
Source: SH / sally approached - sinarharapan.co.id
See also:
Dim Sum
Wine
Minggu, 21 November 2010
Tampilan Baru Abuba Steak
Abuba Steak adalah salah satu tempat makan steak yang nge-top dan ramai dikunjungi di Jakarta. Outlet pertamanya adalah yang terletak di Jalan Cipete Raya, kemudian disusul dengan outlet-outlet berikutnya di daerah Kelapa Gading, Pluit Indah Raya dan Wahid Hasyim Jakarta dan segera akan menyusul di Bandung yang menurut kabarnya akan dibuka tanggal 1 Mei 2008. Alamatnya di Jalan Prabudi Muntur No 12 (Dago Area), Bandung.
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Yang saya ingin ceritakan adalah perubahan tampilan outlet yang terletak di Jalan Cipete Raya. Abuba yang sekarang sudah pindah lokasi, dari tempat yang penuh dengan asap (kata orang-orang) dan parkiran yang susah tapi tetap saja ramai (kata orang-orang lagi) ke tempat yang lebih nyaman dan interior masa kini (ini bukan kata orang, tapi kata saya). Lokasinya masih di Jalan Cipete Raya. Soal parkiran gak usah kuatir, apalagi soal tempat duduk (buanyak banget). Mau yang saling tatap-tatapan ada, mau yang lagi 'musuhan' dan duduk berdampingan saja dengan pembatas meja juga ada.
Menu yang disajikan masih sama. Mulai dari steak daging lokal hingga steak daging impor, ada juga steak ayam, steak salmon, steak kakap, grill sosis, grill beef burger dan steak daging goreng. Bagi yang gak doyan makan kentang jangan kuatir tersedia juga nasi putih. Harga steak berkisar dari Rp 32,000.- sampai Rp 80,000.- Ada juga menu yang sekarang lagi nge-trend yaitu daging Wagyu Australia yang dijual sekitar Rp 135,000.-
Minuman mulai dari air mineral, soft drink, hingga milo dan lemonade. Teh hangat juga gak ketinggalan. Harga minuman dari Rp 1,000.- sampai Rp 7,000.- Semua harga di atas belum termasuk Ppn 10 %.
Sumber : Meidy - wikimu.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Dim Sum Dumpling
Traditional Dim Sum includes steamed or fried dumplings, filled buns, rice rolls, and noodles. Ingredients include chicken, pork, beef, prawns, and a number of vegetarian options. Dim Sum restaurants often additionally offer plates of steamed green vegetables and desserts including pastries and fruity porridges. The assortment of dishes is truly a marvel, though certain staples will nearly always appear on the roster. 'Gow' is a standard of most Dim Sum bistros.
Dumplings wrapped in translucent rice-flour skin, 'Gow' allows a chef to draw attention to his artistry, as the dumplings are quite challenging to create.
'Chiu-chao' style dumplings resemble Thai dishes, containing peanuts, garlic chives, dried shrimp, shitake mushrooms, and served with a sharp chilli sauce. 'Potstickers', a familiar Chinese favourite, are sometimes included in a Dim Sum meal, though they are not categorised as a traditional element in the cuisine. A Northern Chinese style of dish, 'potstickers' are delicious dumplings stuffed with a filling of cabbage and meat.
Aside from dumplings, Cantonese varieties of buns comprise many Dim Sum specialties. Shanghai steamed buns are filled with meat, often seafood, and are distinguished by a hearty soup concealed within the bun. 'Bau' is another type of bun, served baked or steamed. A fluffy treat, 'bau' is filled with an assortment of meat and vegetables. Perhaps the most distinct and popular type of 'bau', 'cha siu baau' consists of Cantonses barbeque-flavoured pork, meat, and onions inside a light outer casing.
Many items within the Dim Sum catalogue don't fall as easily into the typical bun/dumpling category. Aforementioned phoenix talons (chicken feet), sesame seed balls, steamed spare ribs, lotus leaf rice, mango pudding, tofu desserts, spring rolls, egg tarts and fried squid are all potential features in a Dim Sum dining encounter. Some restaurants may offer up to one hundred different items on a particularly demanding day.
Source : bangkok.com - restaurant dining experiences
See also :
Steak
Sushi
Dumplings wrapped in translucent rice-flour skin, 'Gow' allows a chef to draw attention to his artistry, as the dumplings are quite challenging to create.
'Chiu-chao' style dumplings resemble Thai dishes, containing peanuts, garlic chives, dried shrimp, shitake mushrooms, and served with a sharp chilli sauce. 'Potstickers', a familiar Chinese favourite, are sometimes included in a Dim Sum meal, though they are not categorised as a traditional element in the cuisine. A Northern Chinese style of dish, 'potstickers' are delicious dumplings stuffed with a filling of cabbage and meat.
Aside from dumplings, Cantonese varieties of buns comprise many Dim Sum specialties. Shanghai steamed buns are filled with meat, often seafood, and are distinguished by a hearty soup concealed within the bun. 'Bau' is another type of bun, served baked or steamed. A fluffy treat, 'bau' is filled with an assortment of meat and vegetables. Perhaps the most distinct and popular type of 'bau', 'cha siu baau' consists of Cantonses barbeque-flavoured pork, meat, and onions inside a light outer casing.
Many items within the Dim Sum catalogue don't fall as easily into the typical bun/dumpling category. Aforementioned phoenix talons (chicken feet), sesame seed balls, steamed spare ribs, lotus leaf rice, mango pudding, tofu desserts, spring rolls, egg tarts and fried squid are all potential features in a Dim Sum dining encounter. Some restaurants may offer up to one hundred different items on a particularly demanding day.
Source : bangkok.com - restaurant dining experiences
See also :
Steak
Sushi
Senin, 15 November 2010
Cowboy Steak
Cowboys Steak & Cocktails is one of Prague's premier steakhouses, serving excellent cuisine and fine wines in the historic Lesser Town (Mala Strana) area of the city.
Cowboys is set in spacious 17th century cellars. Clever lighting and large mirrors bring out the contours in the exposed brickwork, while leather and cowhide upholstery provide comfortable seating in a modern, open plan environment.
Cowboys menu features fine cuts of meat shipped from Uruguay, Brazil and the USA.
Starters include tiger prawns, grilled octopus and crispy chicken strips. Amongst the desserts are good American homemade cheesecakes and chocolate fondants.
The wine list is extensive, and includes a number of expensive international wines. Although, there are some fine Czech wines at the lower end too. Whatever you order should be good - Cowboys has its own dedicated wine buyer.
The atmosphere at Cowboys is relaxed. The background tunes are kept low to allow for conversation. There is also an in-house cocktail bar, which gets lively at weekends. This is ideal for a drink before or after dinner, with a range of cocktails and shots to choose from.
From April to September guests can dine on the heated rooftop terrace, which offers exceptional panoramic views over Prague. This makes Cowboys a fine stop for lunch after a visit to Prague Castle, or for dinner to admire the beauty of Prague as dusk rolls in and the city lights up. For colder nights, the terrace has a heated conservatory area.
Cowboys is a good restaurant and worth a visit even for those not staying in the Lesser Town area. It is a ten minute stroll from Charles Bridge up Nerudova street, in the direction of Prague Castle.
Cowboys is more than a steakhouse. The menu is varied and appeals to groups of all tastes and ages, for leisure and for business. In warmer months the rooftop terrace adds another dimension. This is a great place for a group get-together. Advance reservations are essential. (pragueexperience.com)
See also:
Hanamasa
Soto
Cowboys is set in spacious 17th century cellars. Clever lighting and large mirrors bring out the contours in the exposed brickwork, while leather and cowhide upholstery provide comfortable seating in a modern, open plan environment.
Cowboys menu features fine cuts of meat shipped from Uruguay, Brazil and the USA.
Starters include tiger prawns, grilled octopus and crispy chicken strips. Amongst the desserts are good American homemade cheesecakes and chocolate fondants.
The wine list is extensive, and includes a number of expensive international wines. Although, there are some fine Czech wines at the lower end too. Whatever you order should be good - Cowboys has its own dedicated wine buyer.
The atmosphere at Cowboys is relaxed. The background tunes are kept low to allow for conversation. There is also an in-house cocktail bar, which gets lively at weekends. This is ideal for a drink before or after dinner, with a range of cocktails and shots to choose from.
From April to September guests can dine on the heated rooftop terrace, which offers exceptional panoramic views over Prague. This makes Cowboys a fine stop for lunch after a visit to Prague Castle, or for dinner to admire the beauty of Prague as dusk rolls in and the city lights up. For colder nights, the terrace has a heated conservatory area.
Cowboys is a good restaurant and worth a visit even for those not staying in the Lesser Town area. It is a ten minute stroll from Charles Bridge up Nerudova street, in the direction of Prague Castle.
Cowboys is more than a steakhouse. The menu is varied and appeals to groups of all tastes and ages, for leisure and for business. In warmer months the rooftop terrace adds another dimension. This is a great place for a group get-together. Advance reservations are essential. (pragueexperience.com)
See also:
Hanamasa
Soto
Minggu, 14 November 2010
Maki + Sushi
Maki mengacu pada setiap jenis Sushi yang dibuat di roll dengan nasi Sushi, panggang rumput laut nori, dan berbagai tambalan. The Kata maki berarti "roll", dan kebanyakan orang yang sudah makan Sushi telah dikonsumsi maki dalam beberapa bentuk atau lainnya. Beberapa bentuk maki, seperti uramaki, sangat kompleks, yang memerlukan perhatian koki terampil. Lain seperti temaki sangat mudah untuk membuat, dan sering dimakan di rumah dan di pertemuan sosial.
Maki Sushi datang dalam beberapa varietas, tergantung seberapa tebal gulungan dan bagaimana gulungan dibangun. Bentuk yang paling umum adalah gulungan hosomaki, atau tipis. gulungan tipis dibuat dengan membuat strip kecil beras Sushi dan bahan satu atau dua sepanjang satu sisi dari selembar nori dan kemudian menggulung itu erat untuk membentuk roll ramping. Hosomaki dipotong-potong kecil sebelum disajikan, dan biasanya disajikan di atas piring dengan beberapa jenis lain Sushi untuk kontras. Jenis hosomaki umum meliputi gulungan mentimun, gulungan wortel, dan roti tuna.
Tebal maki disebut futomaki, yang berarti Futomaki biasanya dibuat dengan bahan beberapa "roll gemuk.", Dan dapat setengah inci sebanyak satu dan satu (empat cm) di diameter. Futomaki sering dibuat vegetarian, dan umumnya termasuk bahan seperti kecambah, telur goreng, dan lobak lobak. Biasanya futomaki dipotong sebelum disajikan, meskipun juga disajikan dalam bentuk gulungan keseluruhan di beberapa festival tradisional.
Uramaki adalah roll ke luar, yang berarti bahwa beras Sushi ada di luar. Uramaki dibuat oleh layering sepotong nori dengan nasi Sushi dan kemudian membalik itu ke garis tepi bawah sisi lain dengan bahan. Kemudian maki itu yang digulung, dan biasanya dicelupkan ke dalam hiasan seperti benih ikan roe atau wijen. Uramaki sebenarnya lebih umum di luar Jepang, dan termasuk Sushi terkenal seperti California dan roti Philadelphia. (WiseGeek)
Lihat juga:
Burger King
Steak
Maki Sushi datang dalam beberapa varietas, tergantung seberapa tebal gulungan dan bagaimana gulungan dibangun. Bentuk yang paling umum adalah gulungan hosomaki, atau tipis. gulungan tipis dibuat dengan membuat strip kecil beras Sushi dan bahan satu atau dua sepanjang satu sisi dari selembar nori dan kemudian menggulung itu erat untuk membentuk roll ramping. Hosomaki dipotong-potong kecil sebelum disajikan, dan biasanya disajikan di atas piring dengan beberapa jenis lain Sushi untuk kontras. Jenis hosomaki umum meliputi gulungan mentimun, gulungan wortel, dan roti tuna.
Tebal maki disebut futomaki, yang berarti Futomaki biasanya dibuat dengan bahan beberapa "roll gemuk.", Dan dapat setengah inci sebanyak satu dan satu (empat cm) di diameter. Futomaki sering dibuat vegetarian, dan umumnya termasuk bahan seperti kecambah, telur goreng, dan lobak lobak. Biasanya futomaki dipotong sebelum disajikan, meskipun juga disajikan dalam bentuk gulungan keseluruhan di beberapa festival tradisional.
Uramaki adalah roll ke luar, yang berarti bahwa beras Sushi ada di luar. Uramaki dibuat oleh layering sepotong nori dengan nasi Sushi dan kemudian membalik itu ke garis tepi bawah sisi lain dengan bahan. Kemudian maki itu yang digulung, dan biasanya dicelupkan ke dalam hiasan seperti benih ikan roe atau wijen. Uramaki sebenarnya lebih umum di luar Jepang, dan termasuk Sushi terkenal seperti California dan roti Philadelphia. (WiseGeek)
Lihat juga:
Burger King
Steak
Kamis, 11 November 2010
Resep Steak Ayam dengan Saus Jamur
Resep Steak Ayam dengan Saus Jamur
Bahan-bahan:
4 buah ayam fillet
1 butir telu
Susu sedikit
Tepung terigu sedikit
100 gram tepung panir
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Baubuk Paparika secukupnya
Bahan Saus:
1 buah Bawang Bombay
2 Sdm minyak
250 ml kaldu
1 lembar Bay Leaf
300 gram jamur
1 Sdm Peterseli
200 gram Kaldu Sapi
80 gram Whipping cream
2 Sdm Butter
Jinten sedikit
Babuk cabai secukupnya
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Cara membuat:
1. Taburkan garam, merica, dan bubuk paparika di atas fillet ayam.
2. Gulingkan fillet di atas tepung terigu lalu celup dalam campuran telur dan susu.
3. Terakhir gulingkan di atas tepung panir yang telah dicampur sedikit garam.
4. Goreng dalam minyak panas atau panggang dalam oven hingga matang.
Untuk membuat saus jamur:
1. Tumis bawang bombay cincang hingga berwarna keemasan.
2. Masukkan kaldu dan bay leaf lalu masak dengan api kecil hingga bawang bombay empuk.
3. Tumis irisan jamur dengans dikit minyak lalu masukkan peterseli cincang.
4. Tambahkan garam dan merica lalu setelah 20 menit, keluarkan bay leaf.
5. Masukkan kaldu sapi, butter, whipping cream, jinten, bubuk cabai, garam dan merica.
Disajikan oleh Chef Wiehan, Gourmet House, Semarang.
( Wisanggeni / CN13 - suara merdeka)
Lihat juga :
Sushi
Hanamasa
Bahan-bahan:
4 buah ayam fillet
1 butir telu
Susu sedikit
Tepung terigu sedikit
100 gram tepung panir
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Baubuk Paparika secukupnya
Bahan Saus:
1 buah Bawang Bombay
2 Sdm minyak
250 ml kaldu
1 lembar Bay Leaf
300 gram jamur
1 Sdm Peterseli
200 gram Kaldu Sapi
80 gram Whipping cream
2 Sdm Butter
Jinten sedikit
Babuk cabai secukupnya
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Cara membuat:
1. Taburkan garam, merica, dan bubuk paparika di atas fillet ayam.
2. Gulingkan fillet di atas tepung terigu lalu celup dalam campuran telur dan susu.
3. Terakhir gulingkan di atas tepung panir yang telah dicampur sedikit garam.
4. Goreng dalam minyak panas atau panggang dalam oven hingga matang.
Untuk membuat saus jamur:
1. Tumis bawang bombay cincang hingga berwarna keemasan.
2. Masukkan kaldu dan bay leaf lalu masak dengan api kecil hingga bawang bombay empuk.
3. Tumis irisan jamur dengans dikit minyak lalu masukkan peterseli cincang.
4. Tambahkan garam dan merica lalu setelah 20 menit, keluarkan bay leaf.
5. Masukkan kaldu sapi, butter, whipping cream, jinten, bubuk cabai, garam dan merica.
Disajikan oleh Chef Wiehan, Gourmet House, Semarang.
( Wisanggeni / CN13 - suara merdeka)
Lihat juga :
Sushi
Hanamasa
Rabu, 10 November 2010
How is Dim Sum Served?
In the United States, however, we are most familiar with the term Dim Sum to describe these small meals. Dim Sum, literally translated from the Cantonese, means "dot-hearts," small treats that touch the heart.
What Is Served
Most Dim Sum foods are savory pastries -- steamed or fried dumplings, filled buns, noodles. There are also sweet pastries, vegetables, meats. The portions are bite-sized, and they are served in small quantities, usually three or four to a plate, so that the diners can enjoy a variety of foods, whether they eat very little or indulge in a huge feast. Variety is one of the keys to Dim Sum. Some restaurants offer over 100 different items on a busy day.
How Dim Sum Is Served
The presentation of the Dim Sum meal has no equivalent in the West. Servers push carts, loaded with a variety of foods, through the dining room, past the customers, who keep an eye out for appealing dishes. Once a desired item is in sight, the diner flags down the cart and points out what she wants. The dining room bustles with the activity of carts wending among tables, calls for attention, and the clatter of plates. The idea is to choose things continually throughout the meal, rather than to gather all the food at once before eating. Sweet items are interspersed with the savories; Chinese custom does not include saving sweets for the end of the meal, although they are reserved for special occasions, such as the pauses between courses in a banquet or indulgences like Dim Sum. (cuisine.net)
Lihat juga :
Sour Sally
Steak
What Is Served
Most Dim Sum foods are savory pastries -- steamed or fried dumplings, filled buns, noodles. There are also sweet pastries, vegetables, meats. The portions are bite-sized, and they are served in small quantities, usually three or four to a plate, so that the diners can enjoy a variety of foods, whether they eat very little or indulge in a huge feast. Variety is one of the keys to Dim Sum. Some restaurants offer over 100 different items on a busy day.
How Dim Sum Is Served
The presentation of the Dim Sum meal has no equivalent in the West. Servers push carts, loaded with a variety of foods, through the dining room, past the customers, who keep an eye out for appealing dishes. Once a desired item is in sight, the diner flags down the cart and points out what she wants. The dining room bustles with the activity of carts wending among tables, calls for attention, and the clatter of plates. The idea is to choose things continually throughout the meal, rather than to gather all the food at once before eating. Sweet items are interspersed with the savories; Chinese custom does not include saving sweets for the end of the meal, although they are reserved for special occasions, such as the pauses between courses in a banquet or indulgences like Dim Sum. (cuisine.net)
Lihat juga :
Sour Sally
Steak
Minggu, 07 November 2010
Ice cream dengan gelembung soda
Ice cream soda, float (Inggris, Kanada, Amerika Serikat dan Asia Timur), laba-laba (Australia), sapi coklat (Hong Kong) atau sapi hitam (Brasil, El Salvador) adalah minuman yang terdiri dari satu atau lebih sekop dari Ice cream baik minuman ringan atau campuran sirup rasa dan air berkarbonasi. Di Inggris soda krim bernama yang seperti yang secara tradisional disajikan dengan sesendok Ice cream mengambang di dalamnya membuat Ice cream soda. Gelembung kecil yang hadir udara di soda menyebabkan Ice cream untuk mengapung dan situs nukleasi untuk pembentukan gelembung besar karbon dioksida. Hal ini memberikan minuman "kepala berbusa" mirip dengan kepala bir.
Ice cream soda diciptakan oleh Robert M. Green di Philadelphia, PA, pada tahun 1874 selama satu setengah abad perayaan. Cerita tradisional adalah bahwa, pada suatu hari yang sangat panas, Mr Green berlari keluar dari Ice untuk soda rasa dia menjual dan digunakan cream vanili Es dari vendor tetangga untuk menjaga soda nya dingin. Sendiri account, yang diterbitkan di majalah Fountain Soda pada tahun 1910, menyatakan bahwa sementara operasi air mancur soda pada perayaan satu setengah abad Franklin Institute di Philadelphia pada tahun 1874, ia ingin menciptakan memperlakukan baru untuk menarik pelanggan dari vendor lain yang memiliki mewah, lebih besar soda air mancur. Setelah beberapa percobaan, ia memutuskan untuk menggabungkan Ice cream dan air soda. Selama perayaan itu, ia menjual Ice cream vanila dengan air soda dan pilihan 16 sirup rasa yang berbeda. Memperlakukan baru sensasi, dan segera air mancur soda lainnya mulai menjual Ice cream soda. akan Green menginstruksikan bahwa "Originator krim Soda Ice" adalah menjadi terukir di batu nisan nya.
Setidaknya ada tiga pengadu lain untuk penemuan soda Ice cream: Fred Sanders, Philip Mohr (pada tahun 1782 di Fulton dan First Streets di Elizabeth, NJ), dan George Guy, salah satu karyawannya sendiri Robert Green. Terlepas dari asal-usulnya, minuman dengan cepat menjadi sangat populer, untuk sedemikian rupa sehingga hampir sosial wajib di kalangan remaja, walaupun banyak orang dewasa dibenci itu. Menurut legenda itu dilarang, baik seluruhnya atau pada hari suci, oleh beberapa pemerintah daerah menimbulkan pengganti memperlakukan Ice cream sundae. Sebagai soda dipasarkan sebagai obat keajaiban, itu sering dianggap sebagai zat yang dibutuhkan pengawasan dan kontrol seperti alkohol, lain bahan yang dikendalikan yang tidak bisa dilayani atau dibeli pada hari Minggu di daerah konservatif banyak. Banyak air mancur soda harus mencari cara untuk menghasilkan keuntungan pada hari Minggu ketika soda jual dianggap ilegal. Solusinya adalah untuk melayani Ice cream pada hari ini, karena hanya produk makanan dan bukan bahan yang dikendalikan. air mancur Soda kemudian menciptakan istilah "sundae" istilah untuk ramuan Ice cream yang mereka layani pada "hari soda's istirahat". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Steak
Sushi
Ice cream soda diciptakan oleh Robert M. Green di Philadelphia, PA, pada tahun 1874 selama satu setengah abad perayaan. Cerita tradisional adalah bahwa, pada suatu hari yang sangat panas, Mr Green berlari keluar dari Ice untuk soda rasa dia menjual dan digunakan cream vanili Es dari vendor tetangga untuk menjaga soda nya dingin. Sendiri account, yang diterbitkan di majalah Fountain Soda pada tahun 1910, menyatakan bahwa sementara operasi air mancur soda pada perayaan satu setengah abad Franklin Institute di Philadelphia pada tahun 1874, ia ingin menciptakan memperlakukan baru untuk menarik pelanggan dari vendor lain yang memiliki mewah, lebih besar soda air mancur. Setelah beberapa percobaan, ia memutuskan untuk menggabungkan Ice cream dan air soda. Selama perayaan itu, ia menjual Ice cream vanila dengan air soda dan pilihan 16 sirup rasa yang berbeda. Memperlakukan baru sensasi, dan segera air mancur soda lainnya mulai menjual Ice cream soda. akan Green menginstruksikan bahwa "Originator krim Soda Ice" adalah menjadi terukir di batu nisan nya.
Setidaknya ada tiga pengadu lain untuk penemuan soda Ice cream: Fred Sanders, Philip Mohr (pada tahun 1782 di Fulton dan First Streets di Elizabeth, NJ), dan George Guy, salah satu karyawannya sendiri Robert Green. Terlepas dari asal-usulnya, minuman dengan cepat menjadi sangat populer, untuk sedemikian rupa sehingga hampir sosial wajib di kalangan remaja, walaupun banyak orang dewasa dibenci itu. Menurut legenda itu dilarang, baik seluruhnya atau pada hari suci, oleh beberapa pemerintah daerah menimbulkan pengganti memperlakukan Ice cream sundae. Sebagai soda dipasarkan sebagai obat keajaiban, itu sering dianggap sebagai zat yang dibutuhkan pengawasan dan kontrol seperti alkohol, lain bahan yang dikendalikan yang tidak bisa dilayani atau dibeli pada hari Minggu di daerah konservatif banyak. Banyak air mancur soda harus mencari cara untuk menghasilkan keuntungan pada hari Minggu ketika soda jual dianggap ilegal. Solusinya adalah untuk melayani Ice cream pada hari ini, karena hanya produk makanan dan bukan bahan yang dikendalikan. air mancur Soda kemudian menciptakan istilah "sundae" istilah untuk ramuan Ice cream yang mereka layani pada "hari soda's istirahat". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Steak
Sushi
Kamis, 04 November 2010
Ukuran Lebih Besar dari Yaris - Sour Sally
Para pemilik Toyota Yaris yang gemar akan wisata kuliner, kini bisa mendatangi outlet Sour Sally. Promo yang berlaku mulai 14 - 28 Februari 2010 nanti itu, akan memberikan kepuasan kuliner bagi para pemilik Toyota Yaris.
Betapa tidak cukup dengan melakukan pembelian Sour Sally berukuran kecil (small), akan mendapatkan gratis perbesar ukuran menjadi sedang (medium) pada waktu promo dan di tempat kegiatan.
Cukup dengan menunjukkan STNK Toyota Yaris asli dan memberikan fotokopinya serta fotokopi kartu identitas diri (KTP, SIM, Paspor, Kartu Pelajar). Untuk pembelian Sour Sally small plain, akan gratis perbesar ke medium plain. Jika pemilik Toyota Yaris membeli Sour Sally small combo, akan gratis perbesar ke medium combo juga.
Setiap 1 (satu) STNK Toyota Yaris hanya berlaku untuk 1 (satu) kali pembelian. STNK Toyota Yaris yang sudah digunakan pada outlet Sour Sally yang berpartisipasi dalam Kegiatan ini, juga dapat digunakan pada outlet Sour Sally lain yang berpartisipasi pada hari yang sama. Terlebih promo ini berlaku di seluruh cabang Sour Sally yang tersebar di Jakarta (Mal Taman Anggrek, Grand Indonesia, Pacific Place), Bandung (Paris Van Java, Bandung Supermall), dan Surabaya (Tunjungan Plaza 3, Galaxi Mall) serta Denpasar (Mal Bali Galeria, Discovery Shopping Mall).
Andaipun pemilik Toyota Yaris yang datang ke Sour Sally tidak membawa fotokopi STNK Toyota Yaris, tetap bisa mengikuti promo ini dengan pencatatan nomor STNK Toyota Yaris dan informasi penting lainnya, yaitu : nama, alamat tempat tinggal, nomor identitas (KTP, SIM, Paspor, Kartu Pelajar) dari pemilik STNK Toyota Yaris tersebut. Nama yang tercantum pada STNK Toyota Yaris tersebut boleh berbeda dengan nama yang tercantum pada kartu identitas.(toyota.co.id)
Lihat juga :
Burger King
Steak
Betapa tidak cukup dengan melakukan pembelian Sour Sally berukuran kecil (small), akan mendapatkan gratis perbesar ukuran menjadi sedang (medium) pada waktu promo dan di tempat kegiatan.
Cukup dengan menunjukkan STNK Toyota Yaris asli dan memberikan fotokopinya serta fotokopi kartu identitas diri (KTP, SIM, Paspor, Kartu Pelajar). Untuk pembelian Sour Sally small plain, akan gratis perbesar ke medium plain. Jika pemilik Toyota Yaris membeli Sour Sally small combo, akan gratis perbesar ke medium combo juga.
Setiap 1 (satu) STNK Toyota Yaris hanya berlaku untuk 1 (satu) kali pembelian. STNK Toyota Yaris yang sudah digunakan pada outlet Sour Sally yang berpartisipasi dalam Kegiatan ini, juga dapat digunakan pada outlet Sour Sally lain yang berpartisipasi pada hari yang sama. Terlebih promo ini berlaku di seluruh cabang Sour Sally yang tersebar di Jakarta (Mal Taman Anggrek, Grand Indonesia, Pacific Place), Bandung (Paris Van Java, Bandung Supermall), dan Surabaya (Tunjungan Plaza 3, Galaxi Mall) serta Denpasar (Mal Bali Galeria, Discovery Shopping Mall).
Andaipun pemilik Toyota Yaris yang datang ke Sour Sally tidak membawa fotokopi STNK Toyota Yaris, tetap bisa mengikuti promo ini dengan pencatatan nomor STNK Toyota Yaris dan informasi penting lainnya, yaitu : nama, alamat tempat tinggal, nomor identitas (KTP, SIM, Paspor, Kartu Pelajar) dari pemilik STNK Toyota Yaris tersebut. Nama yang tercantum pada STNK Toyota Yaris tersebut boleh berbeda dengan nama yang tercantum pada kartu identitas.(toyota.co.id)
Lihat juga :
Burger King
Steak
Blueberry Wine yang populer
Membuat Blueberry Wine sangat populer di Amerika Serikat dan beberapa survei informal memilikinya peringkat kedua dalam popularitas hanya untuk blackberry dalam preferensi.
Menggunakan blueberry dalam membuat blueberry Wine memiliki banyak keuntungan baik untuk rasa dan gizi. Blueberry kaya vitamin A dan C bersama dengan nutrisi penting lainnya. Mereka memiliki kandungan yang lebih rendah antara unsur-unsur seperti asam sitrat. kadar gula mereka tidak terlalu kuat dan mereka dapat diperas untuk jus akan dibuat menjadi Wine atau kering. Dalam beberapa kasus, yang terbaik adalah menggunakan blueberry yang telah bertahan musim dingin seperti ini membantu menciptakan rasa yang lebih mudah.
Ada desas-desus di dalam Wine keputusan yang membuat Wine blueberry adalah tidak mungkin karena tidak blueberry fermentasi. Ada suatu bahan kimia dalam blueberry disebut asam sorbat bahwa klaim tidak dapat banyak ikatan dengan ragi untuk fermentasi dengan benar. Sementara desas-desus ini lazim di blueberry Wine sehingga sama sekali tidak benar, dan blueberry benar-benar memiliki kemampuan untuk bercampur dengan ragi dan fermentasi jus ke dalam Wine. Proses ini memakan waktu lebih lama daripada beberapa berry lainnya memfermentasi tetapi pada akhirnya Wine yang dibuat dianggap salah satu varietas terbaik dari Wine yang tersedia. (Fruitwinemaking)
Lihat juga:
Soto
Steak
Menggunakan blueberry dalam membuat blueberry Wine memiliki banyak keuntungan baik untuk rasa dan gizi. Blueberry kaya vitamin A dan C bersama dengan nutrisi penting lainnya. Mereka memiliki kandungan yang lebih rendah antara unsur-unsur seperti asam sitrat. kadar gula mereka tidak terlalu kuat dan mereka dapat diperas untuk jus akan dibuat menjadi Wine atau kering. Dalam beberapa kasus, yang terbaik adalah menggunakan blueberry yang telah bertahan musim dingin seperti ini membantu menciptakan rasa yang lebih mudah.
Ada desas-desus di dalam Wine keputusan yang membuat Wine blueberry adalah tidak mungkin karena tidak blueberry fermentasi. Ada suatu bahan kimia dalam blueberry disebut asam sorbat bahwa klaim tidak dapat banyak ikatan dengan ragi untuk fermentasi dengan benar. Sementara desas-desus ini lazim di blueberry Wine sehingga sama sekali tidak benar, dan blueberry benar-benar memiliki kemampuan untuk bercampur dengan ragi dan fermentasi jus ke dalam Wine. Proses ini memakan waktu lebih lama daripada beberapa berry lainnya memfermentasi tetapi pada akhirnya Wine yang dibuat dianggap salah satu varietas terbaik dari Wine yang tersedia. (Fruitwinemaking)
Lihat juga:
Soto
Steak
Abuba in Jakarta
Steak Abuba has long been known as a steak foot five in Jakarta. Abuba has made a steak is not regarded as an expensive food because steak at an affordable price can also be enjoyed by the wider community.
One outlet of Steak Abuba is located near Sarinah. These outlets are not too special and when we go into it and here is not used the AC but only using a fan so we have a little toast. Tables and chairs are used also impress, not like any other steak place that impressive luxury.
But the visitors until the steak is never quiet. This is due to the length of Abuba as an affordable place to eat steak. Meat that is used for steaks are local meat and meat imports. Another menu is steak chicken or steak of fish meat.
Steak is served has a fairly large size, so to satiate the stomach visitors. Steak served with potatoes and vegetables such as corn, carrots, etc.. Prices range from Rp 30,000 steak here, - to Rp 135,000, -. For matters of pricing, it is steak Abuba still cheaper than steak at the restaurant. Drink prices are still pretty standard, so it will not drain our pockets.
To think, may be different for each person. But definitely this place is never quiet visit. So, for you who have not tried it, could prove himself a steak this sidewalk. (Kumpulan info)
See also:
Sour Sally
Wine
One outlet of Steak Abuba is located near Sarinah. These outlets are not too special and when we go into it and here is not used the AC but only using a fan so we have a little toast. Tables and chairs are used also impress, not like any other steak place that impressive luxury.
But the visitors until the steak is never quiet. This is due to the length of Abuba as an affordable place to eat steak. Meat that is used for steaks are local meat and meat imports. Another menu is steak chicken or steak of fish meat.
Steak is served has a fairly large size, so to satiate the stomach visitors. Steak served with potatoes and vegetables such as corn, carrots, etc.. Prices range from Rp 30,000 steak here, - to Rp 135,000, -. For matters of pricing, it is steak Abuba still cheaper than steak at the restaurant. Drink prices are still pretty standard, so it will not drain our pockets.
To think, may be different for each person. But definitely this place is never quiet visit. So, for you who have not tried it, could prove himself a steak this sidewalk. (Kumpulan info)
See also:
Sour Sally
Wine
Selasa, 02 November 2010
Sushi Tei? Apa itu?
Sushi Tei - Apabila keterampilan kuliner murni dan keahlian tajam dengan apresiasi bawaan alam datang bersama-sama untuk mengilhami dan meningkatkan pengalaman bersantap Jepang benar.
Sejak debut kami pada tahun 1994, Sushi Tei telah menggabungkan terbaik yang masakan Jepang ekspansif yang ditawarkan, menilik seluk-beluk sashimi dengan bakat teater Teppanyaki dengan intuisi bawaan selera lokal untuk memalsukan identitas tak bisa ditiru dari kita sendiri.
Sushi Tei bukanlah restoran makanan biasa, terutama karena Sushi Tei percaya dalam memberikan sebuah halus dengan suasana yang menarik lebih dari pengalaman bersantap hanya untuk Anda dengan menetapkan diri kita terpisah dari norma.
Kami menyajikan berbagai macam keahlian memasak Jepang nikmat dan kreatif dirancang - menarik untuk menyenangkan pecinta masakan Jepang. menu kami fitur penawaran Jepang dan hidangan yang inovatif menggambarkan pengaruh yang muncul dari Asia pada masakan Jepang modern. Sebuah pilihan bergulir dari makanan pembuka, makan malam, spesial sushi menjamin pengalaman baru dengan setiap kunjungan ke outlet restoran kami. Lebih dari sering, tema musiman bermunculan untuk melepaskan pikiran selalu ingin tahu pelanggan kami dengan orang-orang seperti promosi Hokkaido dan lebih yang belum datang mengikuti perubahan sesuai untuk musim Jepang, musim Salmon panen, Autumn's khusus musim dingin, Aburi Spring musim khusus, dan lain-lain.
Dengan juga homegrown sederhana dan sederhana Jepang Kaiten (conveyor belt) chain, itu adalah dengan wahyu lagi bahwa kita sesuai dengan konsep dapur terbuka yang memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati hak prerogatif savories lezat di tengah-tengah menatap keterampilan kuliner restoran 'koki. (Website Sushi tei)
Lihat juga:
Steak
Burger King
Sejak debut kami pada tahun 1994, Sushi Tei telah menggabungkan terbaik yang masakan Jepang ekspansif yang ditawarkan, menilik seluk-beluk sashimi dengan bakat teater Teppanyaki dengan intuisi bawaan selera lokal untuk memalsukan identitas tak bisa ditiru dari kita sendiri.
Sushi Tei bukanlah restoran makanan biasa, terutama karena Sushi Tei percaya dalam memberikan sebuah halus dengan suasana yang menarik lebih dari pengalaman bersantap hanya untuk Anda dengan menetapkan diri kita terpisah dari norma.
Kami menyajikan berbagai macam keahlian memasak Jepang nikmat dan kreatif dirancang - menarik untuk menyenangkan pecinta masakan Jepang. menu kami fitur penawaran Jepang dan hidangan yang inovatif menggambarkan pengaruh yang muncul dari Asia pada masakan Jepang modern. Sebuah pilihan bergulir dari makanan pembuka, makan malam, spesial sushi menjamin pengalaman baru dengan setiap kunjungan ke outlet restoran kami. Lebih dari sering, tema musiman bermunculan untuk melepaskan pikiran selalu ingin tahu pelanggan kami dengan orang-orang seperti promosi Hokkaido dan lebih yang belum datang mengikuti perubahan sesuai untuk musim Jepang, musim Salmon panen, Autumn's khusus musim dingin, Aburi Spring musim khusus, dan lain-lain.
Dengan juga homegrown sederhana dan sederhana Jepang Kaiten (conveyor belt) chain, itu adalah dengan wahyu lagi bahwa kita sesuai dengan konsep dapur terbuka yang memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati hak prerogatif savories lezat di tengah-tengah menatap keterampilan kuliner restoran 'koki. (Website Sushi tei)
Lihat juga:
Steak
Burger King
Senin, 01 November 2010
Ayo makan Steak
Orang Amerika sangat suka daging merah. Secara tahunan, rata-rata, Amerika mengkonsumsi sekitar 67 kilogram daging sapi. Biasanya Steak adalah sepotong daging dipotong dari bagian yang paling berdaging dari sapi. Bagian tersebut kaya akan seng, selenium, fosfor, besi dan vitamin B. Daging sapi adalah sumber terkaya Carnitine - gizi yang terlibat dalam transportasi asam lemak rantai panjang ke dalam rumah kekuatan sel - mitokondria. Carnitine - zat yang ditemukan dalam daging sapi - sekitar 95 mg Carnitine untuk setiap 3,5 Oz daging sapi, akan membantu meningkatkan performa latihan Anda, dapat membantu mengurangi kolesterol total dan kadar trigliserida dan dapat membantu Anda untuk memerangi sindrom kelelahan kronis.
Beberapa potongan daging sapi bahkan mungkin mengandung sedikit lemak dari paha ayam tanpa kulit. Steak juga tinggi kalori karena tingginya tingkat kandungan lemak dan protein. Tetapi ketika lemak dihilangkan, steak bisa menjadi pola makan yang sehat. Pecinta steak biasanya sadar dan memilih potongan paling ramping dari steak yang memiliki kalori yang rendah.
Steak menawarkan lebih banyak kandungan beta karoten, vitamin E dan Omega 3 Asam lemak dari daging sapi diberi makan biji-bijian konvensional menurut sebuah studi oleh University of California Cooperative Extension dan California State University. Di masa lalu, ternak merumput di rumput dan sementara ternak sekarang diberi makan dengan biji-bijian. Sapi diberi makan rumput digemukkan cepat dan menghasilkan daging marmer lemak.
'Marbling' adalah istilah yang terkait dengan menentukan kualitas steak. Marmer adalah jenis lemak khusus yang membuat serat-serat daging dari pengetatan selama memasak. Ini membantu agar daging tetap juicy dan membawa rasa khusus. Ketika steak dimasak, marmer mencair, membuat juicy daging sapi dan rasanya menjadi unik. Marbling lebih menjamin kualitas yang lebih baik untuk steak. Marbling juga disebut sebagai rasa lemak.
Sumber: target wanita
Lihat juga:
Soto
Hanamasa
Beberapa potongan daging sapi bahkan mungkin mengandung sedikit lemak dari paha ayam tanpa kulit. Steak juga tinggi kalori karena tingginya tingkat kandungan lemak dan protein. Tetapi ketika lemak dihilangkan, steak bisa menjadi pola makan yang sehat. Pecinta steak biasanya sadar dan memilih potongan paling ramping dari steak yang memiliki kalori yang rendah.
Steak menawarkan lebih banyak kandungan beta karoten, vitamin E dan Omega 3 Asam lemak dari daging sapi diberi makan biji-bijian konvensional menurut sebuah studi oleh University of California Cooperative Extension dan California State University. Di masa lalu, ternak merumput di rumput dan sementara ternak sekarang diberi makan dengan biji-bijian. Sapi diberi makan rumput digemukkan cepat dan menghasilkan daging marmer lemak.
'Marbling' adalah istilah yang terkait dengan menentukan kualitas steak. Marmer adalah jenis lemak khusus yang membuat serat-serat daging dari pengetatan selama memasak. Ini membantu agar daging tetap juicy dan membawa rasa khusus. Ketika steak dimasak, marmer mencair, membuat juicy daging sapi dan rasanya menjadi unik. Marbling lebih menjamin kualitas yang lebih baik untuk steak. Marbling juga disebut sebagai rasa lemak.
Sumber: target wanita
Lihat juga:
Soto
Hanamasa
Langganan:
Postingan (Atom)
